News
Relawan Bantuan Aceh Dituding Pungli Rp150 Ribu di Palembang, BPTD Sumsel Bantah dan Ancam Laporkan
6 hari yang lalu
Video dugaan pungutan liar (pungli) oleh petugas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Selatan (Sumsel) terhadap relawan bantuan banjir Aceh viral di media sosial. Insiden ini terjadi di depan Terminal Karya Jaya, Palembang, pada Rabu (7/1/2026). Dalam video, relawan asal Banten yang hendak menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Aceh dituduh dimintai uang sebesar Rp150.000 per mobil.
Petugas BPTD Sumsel, Raden Muhammad Adi Surawijaya, dengan tegas membantah melakukan pungli. Ia menyatakan hanya menerima minuman kaleng dari relawan dan siap menempuh jalur hukum atas tuduhan pencemaran nama baik. Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau Penyeberangan, dan Pengawasan BPTD Kelas II Sumsel, Milfer Jonely, juga menegaskan pihaknya akan melaporkan relawan yang membuat video tersebut.
Kronologi Insiden
- Relawan asal Banten yang hendak menyalurkan bantuan ke Aceh dihentikan petugas BPTD Sumsel di Palembang.
- Dalam video, relawan mengaku dimintai uang Rp150.000 per mobil dan menunjukkan petugas menerima uang pecahan Rp50.000.
- Petugas BPTD membantah menerima uang dan menyatakan hanya menerima minuman kaleng dari relawan.
- Petugas mengancam akan melaporkan relawan atas tuduhan pencemaran nama baik.
Tanggapan Pihak BPTD Sumsel
- Petugas BPTD, Raden Muhammad Adi Surawijaya, menyatakan tidak menerima uang dari relawan.
- Ia mengaku hanya menerima minuman kaleng dan menunjukkan bukti foto minuman yang masih disimpan.
- Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau Penyeberangan, dan Pengawasan BPTD Kelas II Sumsel, Milfer Jonely, menegaskan pihaknya siap menempuh jalur hukum.
- BPTD Sumsel mendesak relawan yang membuat video untuk segera membuat klarifikasi.
Reaksi Masyarakat
- Video viral telah ditonton lebih dari 400.000 kali dan menimbulkan polemik di media sosial.
- Banyak warganet yang mengecam tindakan petugas BPTD Sumsel, terutama karena relawan hendak menyalurkan bantuan ke korban banjir Aceh.
- Kasus ini masih menunggu klarifikasi dari pihak relawan pembuat video.
