News
1.138 Praja IPDN Percepat Pemulihan Layanan Publik di Aceh Tamiang
06 Januari 2026 10:17
Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengerahkan 1.138 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk mempercepat pemulihan layanan publik di Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana. Mereka akan diterjunkan untuk membantu mengaktifkan kembali kantor pemerintahan, layanan kesehatan, dan roda ekonomi masyarakat yang terdampak.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah SE, mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam memimpin apel pembukaan Tim Satuan Tugas (Satgas) Kemendagri. Acara ini dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Menteri Koperasi dan UKM, menandakan dukungan lintas kementerian dalam proses pemulihan Aceh.
Fokus Pemulihan
- Pembersihan dan penataan kantor pemerintahan: Praja IPDN akan membantu membersihkan dan menata ulang kantor-kantor dinas yang terdampak bencana.
- Pengaktifan layanan publik: Mereka akan mendampingi perangkat daerah agar pelayanan publik segera kembali berjalan normal.
- Pendampingan ekonomi masyarakat: Praja IPDN berpotensi dilibatkan dalam membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bangkit kembali.
Sinergi Pemerintah
Wagub Aceh Fadhlullah menegaskan kesediaan Pemerintah Aceh untuk bersinergi penuh dengan pemerintah pusat melalui Tim Satgas Kemendagri. Ia menekankan pentingnya percepatan pemulihan layanan pemerintahan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat agar aktivitas publik dapat segera kembali berjalan normal.
Penggemblengan Karakter
Wamendagri Bima Arya menjelaskan bahwa penugasan di Aceh Tamiang merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter Praja IPDN. Penugasan ini menjadi sarana penggemblengan kepemimpinan, empati sosial, dan ketangguhan sebagai aparatur negara. "Di sini adalah kawah candradimuka, di sini adalah tempat penggemblengan dan tempat ujian bagi kalian semua," tegasnya.
Penugasan Praja IPDN
Para praja tiba di Aceh Tamiang pada Sabtu (3/1/2026) dan disambut langsung oleh Wamendagri Bima Arya. Mereka akan diterjunkan dalam tiga kloter, dengan kloter pertama terdiri dari 413 praja. Sisanya akan berangkat pada hari berikutnya, Minggu (4/1/2026) pagi, dan seluruh praja akan lengkap berada di Aceh Tamiang pada Senin (5/1/2026).
