Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau Dek Fadh, menjenguk korban pengeroyokan di lingkungan Polda Metro Jaya. Korban berinisial F, seorang warga Aceh, mengalami pengeroyokan saat menjalani pemeriksaan konfrontir terkait dugaan kekerasan seksual. Fadhlullah mengimbau masyarakat Aceh untuk menunda rencana aksi damai dan fokus mengawal proses hukum agar kasus diselesaikan secara tuntas.
Kasus ini menarik perhatian luas, terutama dari masyarakat Aceh di berbagai daerah. Fadhlullah menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional. Ia juga menegaskan bahwa penyelesaian perkara harus ditempuh melalui jalur hukum agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
Kronologi dan Penanganan Kasus
- Kejadian Pengeroyokan: Terjadi pada Kamis (26/3/2026) saat korban menjalani pemeriksaan konfrontir di Polda Metro Jaya.
- Kondisi Korban: Setelah dikeroyok, korban melanjutkan pemeriksaan dan membuat laporan polisi serta menjalani visum untuk mendokumentasikan luka.
- Penangkapan Pelaku: Subdit Jatanras Polda Metro Jaya telah menangkap empat pelaku berinisial HT, AT, I, dan AK.
- Respons Masyarakat: Ketua Umum Aksi Masyarakat Aceh, Suryadi Djamil, menekankan bahwa aksi damai bertujuan untuk memastikan penanganan kasus secara transparan dan tuntas.
Imbauan dan Harapan
- Imbauan Wagub: Fadhlullah meminta agar rencana aksi damai ditunda demi menjaga kondusivitas dan fokus mengawal proses hukum.
- Harapan Masyarakat: Masyarakat Aceh mendesak agar kasus dibahas di Komisi III DPR RI melalui rapat dengar pendapat (RDP) dan seluruh pihak yang terlibat dimintai pertanggungjawaban.
Fadhlullah juga menegaskan bahwa persoalan tersebut harus diselesaikan secara beradab dan sesuai aturan hukum yang berlaku. Ia percaya bahwa dengan mengawal proses hukum, keadilan dapat tercapai tanpa menimbulkan ketegangan baru.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita: Warga Aceh Penasaran: DAU 2,5% Disetujui dalam RUU Pemerintahan
JAKARTA - Delapan fraksi di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang...
Kenapa Listrik Aceh Padam Berulang Sebelum Idul Adha? Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty, menyoroti kembali terjadinya pemadaman listrik massal atau blackout di wilayah Sumatra Bagian
“Ketahanan dan keandalan sistem distribusi, mitigasi gangguan, serta informasi layanan PLN masih menjadi persoalan serius,” kata Dian.
Aceh Perlu Badan Pengelola Khusus Agar Dana Otsus Rp110T Tidak Sia‑Sia
Oleh Nasrul Zaman* DUA dekade berlalu sejak lonceng perdamaian berbunyi di Helsinki pada Agustus 2005, yang kemudian dinarasikan secara yuridis...
: 1.307 Keluarga Langsa, Aceh Terima Bantuan Rp10,4 Miliar dengan Empati
KBA.ONE, LANGSA – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menyalurkan bantuan stimulan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia senilai Rp10,4 miliar kepada 1.307 kepala keluarga (KK) terdampak ben


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.