News
Wali Kota Banda Aceh Soroti 26 ASN Tak Hadir, Tekankan Akuntabilitas WFH
2 jam yang lalu
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, menekankan pentingnya akuntabilitas dan efektivitas kinerja ASN dalam penerapan sistem kerja fleksibel, baik Work From Office (WFO) maupun Work From Home (WFH). Hal ini disampaikan saat apel rutin gabungan perdana pasca Idulfitri di halaman Balai Kota Banda Aceh, Senin (6/4/2026).
Dari total 6.324 ASN di lingkungan Pemko Banda Aceh, sebanyak 6.298 ASN hadir atau mencapai 99,59 persen. Namun, Wali Kota memberikan perhatian khusus terhadap 26 ASN (0,41 persen) yang tidak hadir tanpa keterangan. Ia menekankan bahwa satu ketidakhadiran tanpa alasan adalah bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab.
Momentum Pasca-Ramadhan untuk Peningkatan Kinerja
- Wali Kota mengajak ASN untuk menjadikan momentum pasca-Ramadhan sebagai titik awal peningkatan kinerja.
- Ia menekankan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga melatih disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab.
- Bulan Syawal dianggap sebagai momentum pembuktian nilai-nilai tersebut dalam pekerjaan.
Pencapaian dan Program Pemko Banda Aceh
- Pemko Banda Aceh telah menjalankan berbagai program selama Ramadhan, termasuk penguatan syiar Islam, kegiatan sosial, dan penguatan ekonomi masyarakat melalui Peukan Raya Ramadhan dan QRIS Ramadhan.
- Pemko Banda Aceh menjadi daerah pertama di Aceh dalam penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 kepada BPK.
- Wali Kota mengingatkan sejumlah agenda strategis memasuki April, termasuk peringatan Hari Ulang Tahun Kota Banda Aceh pada 22 April dan pelaksanaan Rakerwil I APEKSI.
