News
Warga Napai Aceh Barat Dapat Air Bersih Tahan Bencana dari UTU
02 Januari 2026 00:38
Desa Napai, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, kini merasakan manfaat nyata dari Program Air Bersih Tahan Bencana yang digagas oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Teuku Umar (PkM UTU). Program ini dilaksanakan pada 22–26 Desember 2025, dengan dukungan dana PNBP UTU sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
Selama ini, warga Desa Napai kerap menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih, terutama pascabencana banjir. Mereka terpaksa bergantung pada sumber air yang tidak terjamin kebersihannya, sehingga memicu berbagai penyakit seperti diare dan infeksi kulit.
Solusi Jangka Panjang
Program ini hadir sebagai solusi jangka panjang dengan membangun infrastruktur air bersih yang tahan terhadap bencana. Kegiatan utama berupa pembangunan sumur bor yang dilengkapi dengan genset penerangan agar pasokan air tetap terjaga meski terjadi pemadaman listrik. Selain itu, masyarakat juga diberikan pelatihan sanitasi dan kebersihan untuk menjaga keberlanjutan fasilitas air bersih.
Dukungan dari UTU
Kabiro UK UTU, Zulfirma, SE, MSi bersama tim akademisi UTU yakni Dr Joli Supardi, ST, MT, Murhaban, ST, MCs, Bambang Tripoli, ST, MT, dan Ir Teuku Farizal, ST, MT, hadir langsung mendampingi kegiatan. Dari pihak desa, turut hadir Keuchik Darwis, sekdes, bendahara, serta masyarakat Desa Napai.
Penyerahan Fasilitas
Kabiro UK UTU, Zulfirma menyampaikan, bahwa fasilitas air bersih beserta infrastruktur pendukung telah resmi diserahkan kepada masyarakat. "Kami berharap bantuan ini dapat digunakan secara optimal, dipelihara dengan baik, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Napai," ujarnya.
Rasa Terima Kasih
Keuchik Desa Napai, Darwis mengungkapkan rasa terima kasih mendalam atas bantuan yang diberikan UTU. "Bantuan ini sangat berarti bagi desa kami. Sebelumnya kami belum pernah menerima dukungan seperti ini," ungkap dia. "Apa yang telah diberikan akan dijaga dan dipelihara dengan baik, karena penting bagi kesejahteraan warga," tegasnya.
Model untuk Desa Lain
Program ini diharapkan menjadi model bagi desa-desa lain di Aceh Barat yang menghadapi tantangan serupa dalam penyediaan air bersih. Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, keberadaan fasilitas ini juga memperkuat ketahanan desa dalam menghadapi bencana alam yang sering melanda wilayah tersebut.
