Penyaluran bantuan jaminan hidup (Jadup) bagi korban banjir besar tahun 2025 di Kabupaten Aceh Singkil menuai polemik di tengah masyarakat. Ketidakjelasan data penerima memicu keresahan warga hingga berujung pada penundaan penyaluran bantuan tersebut.
Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, secara resmi melayangkan surat kepada PT Pos Cabang Tapaktuan yang membawahi sejumlah Kantor Cabang Pembantu (KCP) di wilayah Aceh Singkil. Surat bernomor 466.1/405 berisi permohonan penundaan penyaluran bantuan Jadup hingga situasi dinilai kondusif.
Polemik Data Penerima
- Ketidakjelasan data penerima memicu keresahan warga dan berujung pada penundaan penyaluran bantuan.
- Bupati Aceh Singkil secara resmi meminta penundaan penyaluran bantuan hingga situasi kondusif.
- Surat resmi bernomor 466.1/405 dikirimkan kepada PT Pos Cabang Tapaktuan.
Dampak dan Respons Masyarakat
- Warga resah dan protes karena ketidakjelasan data penerima bantuan.
- Kritik dan keluhan disampaikan secara langsung dan melalui media sosial.
- Tekanan publik yang cukup besar memicu pemerintah daerah mengambil langkah antisipatif.
Langkah Pemerintah Daerah
- Penundaan penyaluran dinilai perlu untuk menghindari potensi konflik sosial yang lebih luas.
- Koordinasi lebih lanjut bersama unsur Forkopimda untuk menyelesaikan persoalan.
- Evaluasi dan verifikasi ulang data penerima bantuan diharapkan dapat menjadi solusi agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null? Wait Title must be string. Provide Title string. Let's craft final Title:
Pembubaran dilakukan setelah massa aksi Aliansi Rakyat Aceh bertahan melewati batas waktu penyampaian pendapat di muka umum
: Polres Langsa Musnahkan 2,5 kg Sabu, Cegah 20 Ribu Pengguna
KBA.ONE, LANGSA – Kepolisian Resor (Polres) Langsa, Aceh, memusnahkan sebanyak 2.511,17 gram narkotika jenis sabu hasil pengungkapan enam kasus selama periode Januari hingga April 2026. Pemu
:null? Wait we need correct JSON. Provide Title string. Title:
Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) di kantor Gubernur Aceh berakhir ricuh dan polisi membubarkan secara paksa pengunjuk rasa menggunakan water cannon dan gas
Warga Aceh Khawatir Saat Polisi Tangkap Puluhan Demo Anti-JKA
Kendaraan taktis milik kepolisian juga tampak terparkir di depan utama kantor gubernur.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.