News
Zulkarnaini Pimpin KONI Abdya Tanpa Intensif, Hibahkan Rp 100 Juta
08 Januari 2026 17:01
Zulkarnaini, anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), resmi terpilih sebagai Ketua KONI Abdya periode 2026-2030. Ia terpilih secara aklamasi dengan dukungan 23 dari 24 cabang olahraga (Cabor) aktif dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Muskorkablub) yang digelar di Blangpidie.
Dalam pidato perdananya, Zulkarnaini berjanji tidak akan menerima intensif apapun selama menjabat. Ia juga menghibahkan Rp 100 juta dari uang pribadinya untuk KONI Abdya. Komitmennya mencakup menjaga independensi KONI dari kepentingan politik, meskipun ia dikenal sebagai Ketua PKB Abdya.
Komitmen dan Visi
- Tidak menerima intensif: Zulkarnaini menekankan bahwa ia tidak akan mengambil keuntungan finansial selama menjabat.
- Hibah Rp 100 juta: Ia menyumbangkan dana pribadi untuk mendukung kegiatan KONI Abdya.
- Independensi politik: Meskipun berasal dari partai politik, ia berjanji tidak akan membawa simbol atau kepentingan politik ke dalam KONI.
- Fokus pada pembinaan atlet: Zulkarnaini ingin KONI menjadi pusat pembinaan atlet dan mengayomi seluruh cabang olahraga.
Tantangan dan Harapan
Zulkarnaini mengakui bahwa ia bukan berasal dari latar belakang teknokratis di bidang olahraga. Namun, ia bertekad untuk menjadi pemimpin yang mengayomi dan tidak berorientasi bisnis. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus dan cabang olahraga untuk kemajuan olahraga di Abdya.
Zulkarnaini berharap bahwa anggaran yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan dengan baik untuk membangun prestasi atlet. Jika anggaran tidak mampu membuat atlet berprestasi, ia menyarankan untuk menggunakan dana tersebut untuk membangun rumah dhuafa.
Dengan komitmen dan visi yang jelas, Zulkarnaini berharap dapat membawa perubahan positif bagi olahraga di Aceh Barat Daya selama periode kepemimpinannya.
Zulkarnaini juga mengajak seluruh pengurus dan cabang olahraga untuk berkolaborasi demi kemajuan olahraga di Kabupaten Abdya. Ia bertekad untuk meninggalkan masa lalu dan fokus pada pembangunan olahraga yang lebih baik di masa depan.
