Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada 26 November 2025 menyebabkan kerugian besar bagi peternak sapi di wilayah tersebut. Sebanyak 11 ribu ekor sapi milik peternak mati akibat bencana ini, meninggalkan peternak dalam kondisi terpuruk dan terancam bangkrut.
Peternak di Kejuruanmuda, Aceh Tamiang, menghadapi kesulitan besar pascabanjir. Banyak peternak kehilangan seluruh ternak mereka, sementara yang masih hidup kesulitan mencari pakan karena rumput tertimbun lumpur. Bantuan awal dari relawan sudah berkurang, meninggalkan peternak dalam ketidakpastian.
Dampak Banjir terhadap Peternak
- 11 ribu ekor sapi mati akibat banjir bandang.
- Peternak kehilangan seluruh ternak, mengancam kehidupan mereka.
- Kesulitan mencari pakan karena rumput tertimbun lumpur.
- Bantuan awal dari relawan sudah berkurang.
Harapan Peternak
Peternak berharap ada stimulan pemulihan dari pemerintah untuk membantu mereka bangkit dari keterpurukan. Bantuan ini tidak hanya penting untuk perekonomian peternak, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan pangan di Aceh, terutama untuk program meugang.
Dampak terhadap Pasokan Sapi
Situasi genting ini mempengaruhi pasokan sapi untuk program meugang di Aceh. Aceh Tamiang kesulitan memenuhi stok sapi, sehingga belanja sapi dialihkan ke Sumatera Utara untuk memenuhi kebutuhan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita5 Pelaku Curi Minyak Pertamina Dihukum di Aceh Tamiang Warga
Lima pelaku pencurian minyak mentah di wilayah Pertamina EP Rantau Field berhasil ditangkap aparat setelah kepergok warga.
SPBU Nelayan Aceh Selatan, Akses BBM Naik Untuk UMKM Nelayan
ACEH SELATAN - Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) milik KNTI Aceh Selatan di Desa...
Day Care di Banda Aceh Tanpa Izin, Warga Diawasi Tenang** **
Dari hasil penelusuran tim Pemko Banda Aceh, terungkap bahwa daycare tempat kejadian perkara ternyata tidak memiliki izin operasional...
Pergub JKA Disoroti, Sederhanakan Pasal Berbelit di Aceh | Aceh
BANDA ACEH - Akademisi ekonomi dari Universitas Syiah Kuala, Rustam Effendi, menilai Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 masih memiliki sejumlah kelemahan...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.