Warga Bireuen yang mengungsi di halaman Kantor Bupati selama 12 hari merasa diabaikan oleh pemerintah daerah. Mereka mendesak pemerintah untuk segera memberikan solusi hunian dan bantuan dana.
Pengungsi mengancam akan membawa persoalan ini ke ranah hukum jika tidak ada tindak lanjut dalam 30 hari. Bantuan dari masyarakat terus mengalir, namun dianggap tidak cukup sebagai solusi jangka panjang.
Kondisi Pengungsi
- 12 hari mengungsi di halaman Kantor Bupati Bireuen
- 5 tenda berdiri dihuni warga dari berbagai desa terdampak banjir
- Bantuan masyarakat terus mengalir, namun tidak cukup sebagai solusi jangka panjang
Desakan Pengungsi
- Solusi hunian bagi warga yang rumahnya rusak berat
- Bantuan dana bagi korban yang belum menerima
- Pendataan ulang yang adil dan inklusif, khususnya bagi kelompok rentan
- Tenggat waktu 30 hari untuk pembangunan hunian
Ancaman Pengungsi
- Melaporkan ke aparat penegak hukum jika tidak ada tindak lanjut
- Membawa persoalan ke ranah hukum jika hak mereka tidak diberikan
Warga Bireuen berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian dan solusi bagi mereka yang terdampak banjir.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Tamiang Khawatir Tenang, 122 Poskesdes Belum Pulih
“Pak Menteri sudah melihat langsung kondisi kita Ketika kunjungan pertama ke Puskesmas Kualasimpang, atas dukungan bupati,
Warga Lhokseumawe Dapat Akses Dokter Spesialis Bedah Baru Universitas Malikussaleh (Unimal) meluncurkan Program Studi Spesialis Dokter Bedah Fakultas Kedokteran pada Jumat, 1 Mei 2026. Peluncuran dip
Program Dokter Spesialis ini merupakan mandatori dari Presiden Prabowo Subianto yang dilatarbelakangi kondisi masih kekurangan dokter spesialis
71 Lokasi Huntap Aceh Siap, Warga Terdampak Menunggu Lahan","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":60,"FinalScore":82,"Summary":"71 titik lokasiハン
Ia menjelaskan, total usulan pembangunan huntap di Aceh mencapai 17.541 unit rumah untuk kepala keluarga terdampak bencana.
Hanya 30% Daycare Aceh Berizin, Korban Anak Meningkat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":78,"Evidence":70,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":80,"Summary":"Kasus dugaan kekerasan
Khusus di Aceh, hanya segelintir daycare yang mengantongi izin, memperlihatkan adanya celah besar dalam tata kelola layanan pengasuhan anak.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.