News
19 Siswa Aceh Raih Rekor LoA Kuliah Luar Negeri, SMAN 10 Banda Aceh Dominasi
15 jam yang lalu
Tahun ini, 19 siswa SMA di Aceh berhasil meraih Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di luar negeri. Prestasi ini menjadi yang tertinggi dalam sejarah pendidikan menengah Aceh, dengan SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh mencatatkan rekor dengan 15 siswa yang diterima kuliah di luar negeri.
Siswa-siswa ini diterima di universitas-universitas ternama di Kanada, Amerika Serikat, Selandia Baru, Australia, Belanda, Singapura, dan Hong Kong. Beberapa siswa bahkan mendapatkan LoA dari lebih dari satu universitas, dengan salah satu siswi, Fathina Almahira Sakhi, diterima di 12 perguruan tinggi luar negeri dan satu di dalam negeri.
Prestasi Siswa Aceh
- SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh mencatatkan rekor dengan 15 siswa yang diterima kuliah di luar negeri.
- Fathina Almahira Sakhi diterima di 12 perguruan tinggi luar negeri dan satu di dalam negeri.
- Mohammad Ariel Dhia Asyraaf diterima di University of Toronto, Kanada, Minnesota University, Amerika Serikat, dan The University of Queensland, Monash University, Australia.
- Qarira Qurratu Aini diterima di 11 universitas luar negeri, termasuk di Australia dan Selandia Baru.
Dukungan Pemerintah Aceh
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murtalamuddin SPd, MSP, menyampaikan apresiasi atas capaian ini dan berencana meminta dukungan beasiswa dari Pemerintah Aceh untuk siswa-siswa tersebut. "Alhamdulillah, semoga semua mereka akan menjadi bibit unggul bagi kemajuan Aceh dan kejayaan Indonesia," ujarnya.
Kepala SMA Negeri 1 Dewantara, Aceh Utara, Mustafa SPd, juga mendukung langkah ini dan berharap Gubernur Aceh dapat membuat kebijakan untuk memberikan beasiswa kepada siswa-siswa yang berprestasi ini.
Dampak Jangka Panjang
Prestasi ini mencerminkan kualitas pendidikan daerah yang mampu bersaing di tingkat global. Siswa-siswa Aceh yang berhasil meraih LoA dari berbagai perguruan tinggi ternama di dunia menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan daya saing global generasi muda Aceh.
Dengan dukungan yang tepat, diharapkan siswa-siswa ini dapat kembali ke Aceh dan berkontribusi dalam pembangunan daerah serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus bermimpi besar dan mengejar impian.
