Kembalikesehatan

:null} Please provide JSON only. Let's produce final JSON with Title as string, etc. Ensure proper JSON escaping for markdown string (need to escape newlines?). We'll include markdown as a string with

Penulis

ajnn.net

Tanggal

28 Mei 2026

:null} Please provide JSON only. Let's produce final JSON with Title as string, etc. Ensure proper JSON escaping for markdown string (need to escape newlines?). We'll include markdown as a string with

Enam bulan setelah banjir bandang memutus akses nasional Takengon–Bireuen, longsor menutup badan jalan di kawasan Enang-Enang, Kabupaten Bener Meriah. Warga Kecamatan Pintu Rime Gayo, merasa menunggu terlalu lama, akhirnya menyewa satu unit alat berat secara swadaya sejak Selasa, 26 Mei 2026 untuk menguburkan material yang menimbun jalan.

Salah satu tokoh lokal, Syahrial, mantan Mukim Pintu Rime Gayo, menerangkan dalam video yang telah ditonton 63 ribu kali bahwa biaya pembersihan berasal dari sumbangan masyarakat dan BBM yang disumbangkan pihak-pihak setempat. Ia menyebut terdapat empat titik longsor yang masing-masing dua titik dari arah Takengon dan dua titik dari arah Bireuen menuju Jembatan Enang-Enang.

Dampak pada Mobilitas dan Ekonomi Lokal

  • Jalur nasional yang ditutup memaksa pengalihkan lalu lintas ke jalan alternatif Simpang Lancang–Wih Porak yang sempit, rusak, dan kerap memicu antrean panjang kendaraan.
  • Dengan upaya gotong royong, warga menargetkan jalan bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dalam 3–4 hari ke depan.
  • Rencana selanjutnya adalah timbunan ujung jembatan sehingga kendaraan roda empat juga bisa lewat setelah tanah longsor ditambat.
  • Pengeluaran untuk sewa alat berat dan bahan bakar dibiayai melalui sumbangan warga, bukan dari APBD pusat atau daerah.
  • Video dokumentasi aksi tersebut memperlihatkan partisipasi aparat kecamatan, personel Koramil, dan Polsek setempat, menegaskan kerjasama lintas instansi dalam menghadapi krisis infrastruktur.
  • Jalan alternatif saat ini tetap menjadi beban bagi nelayan, petani, dan UMKM yang mengirimkan produk ke pasar Takengon dan Bireuen karena antrean yang berjam-jam.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.