Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

4 Proyek Strategis Subulussalam Usulkan Jadi Prioritas Nasional

4 jam yang lalu

Pemerintah Kota Subulussalam mengusulkan empat program prioritas sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek-proyek ini meliputi pembangunan jalan tembus Gelombang Subulussalam-Muara Situlen, pembangunan Kanal Oboh sebagai pengendali banjir sungai Lae Souraya, penanganan Jalan Nasional Subulussalam-Pakpak Bharat, dan penanganan tanjakan Kedabuhen yang dikenal dengan program Kelok Delapan Kedabuhen.

Wali Kota Subulussalam, M Rasyid, telah mengajukan dokumen usulan tersebut kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta. Proyek-proyek ini diharapkan dapat segera direalisasikan demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan Jalan Tembus Gelombang Subulussalam-Muara Situlen

  • Jalan ini merupakan akses strategis baru yang akan membuka keterisolasian wilayah pedalaman serta mempercepat konektivitas Subulussalam-Aceh Tenggara-Sumatera Utara.
  • Mendukung ekonomi masyarakat, mobilitas hasil pertanian, ketahanan pangan, serta konektivitas antar wilayah.
  • Kawasan yang dilalui merupakan sentra produksi komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, jagung, kakao, kopi, serai, padi, dan hortikultura.
  • Membuka keterisolasian wilayah pedalaman dan kawasan perbatasan serta mempercepat konektivitas Subulussalam-Aceh Tenggara-Sumatera Utara.

Pembangunan Kanal Oboh sebagai pengendali banjir sungai Lae Souraya

  • Program ini sangat mendesak mengingat tingginya risiko banjir tahunan yang berdampak langsung terhadap permukiman, infrastruktur, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
  • Pembangunan Kanal Oboh diharapkan menjadi solusi sistem pengendali banjir terpadu yang mampu mengurangi risiko banjir dan melindungi kawasan permukiman.
  • Menjamin keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat dan melindungi lahan pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.

Penanganan Jalan Nasional Subulussalam-Pakpak Bharat

  • Ruas ini merupakan koridor vital yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap bencana longsor, pohon tumbang, serta kecelakaan lalu lintas fatal.
  • Kondisi geografis berupa tebing curam di satu sisi dan jurang dalam di sisi lainnya menjadikan ruas ini sebagai salah satu titik rawan nasional (blackspot).
  • Jalan ini merupakan satu-satunya jalur distribusi logistik utama bagi wilayah Barat Selatan Aceh menuju Sumatera Utara.

Penanganan tanjakan Kedabuhen

  • Tanjakan Kedabuhen merupakan titik kritis yang berada di kawasan perbukitan dengan karakteristik tebing curam dan jurang dalam.
  • Ruas ini merupakan bagian dari jalur strategis yang dilintasi oleh sedikitnya delapan kabupaten/kota di Aceh melalui Kota Subulussalam menuju Pakpak Bharat, Sumatera Utara dan Kota Medan.
  • Program ini diharapkan mampu menyelamatkan nyawa masyarakat pengguna jalan dan menekan angka kecelakaan fatal secara signifikan.
4 Proyek Strategis Subulussalam Usulkan Jadi Prioritas Nasional