Kembalipolitik

4 Proyek Strategis Subulussalam Usulkan Jadi Prioritas Nasional

Penulis

serambinews.com

Tanggal

08 Apr 2026

4 Proyek Strategis Subulussalam Usulkan Jadi Prioritas Nasional

Pemerintah Kota Subulussalam mengusulkan empat program prioritas sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek-proyek ini meliputi pembangunan jalan tembus Gelombang Subulussalam-Muara Situlen, pembangunan Kanal Oboh sebagai pengendali banjir sungai Lae Souraya, penanganan Jalan Nasional Subulussalam-Pakpak Bharat, dan penanganan tanjakan Kedabuhen yang dikenal dengan program Kelok Delapan Kedabuhen.

Wali Kota Subulussalam, M Rasyid, telah mengajukan dokumen usulan tersebut kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta. Proyek-proyek ini diharapkan dapat segera direalisasikan demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan Jalan Tembus Gelombang Subulussalam-Muara Situlen

  • Jalan ini merupakan akses strategis baru yang akan membuka keterisolasian wilayah pedalaman serta mempercepat konektivitas Subulussalam-Aceh Tenggara-Sumatera Utara.
  • Mendukung ekonomi masyarakat, mobilitas hasil pertanian, ketahanan pangan, serta konektivitas antar wilayah.
  • Kawasan yang dilalui merupakan sentra produksi komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, jagung, kakao, kopi, serai, padi, dan hortikultura.
  • Membuka keterisolasian wilayah pedalaman dan kawasan perbatasan serta mempercepat konektivitas Subulussalam-Aceh Tenggara-Sumatera Utara.

Pembangunan Kanal Oboh sebagai pengendali banjir sungai Lae Souraya

  • Program ini sangat mendesak mengingat tingginya risiko banjir tahunan yang berdampak langsung terhadap permukiman, infrastruktur, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
  • Pembangunan Kanal Oboh diharapkan menjadi solusi sistem pengendali banjir terpadu yang mampu mengurangi risiko banjir dan melindungi kawasan permukiman.
  • Menjamin keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat dan melindungi lahan pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.

Penanganan Jalan Nasional Subulussalam-Pakpak Bharat

  • Ruas ini merupakan koridor vital yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap bencana longsor, pohon tumbang, serta kecelakaan lalu lintas fatal.
  • Kondisi geografis berupa tebing curam di satu sisi dan jurang dalam di sisi lainnya menjadikan ruas ini sebagai salah satu titik rawan nasional (blackspot).
  • Jalan ini merupakan satu-satunya jalur distribusi logistik utama bagi wilayah Barat Selatan Aceh menuju Sumatera Utara.

Penanganan tanjakan Kedabuhen

  • Tanjakan Kedabuhen merupakan titik kritis yang berada di kawasan perbukitan dengan karakteristik tebing curam dan jurang dalam.
  • Ruas ini merupakan bagian dari jalur strategis yang dilintasi oleh sedikitnya delapan kabupaten/kota di Aceh melalui Kota Subulussalam menuju Pakpak Bharat, Sumatera Utara dan Kota Medan.
  • Program ini diharapkan mampu menyelamatkan nyawa masyarakat pengguna jalan dan menekan angka kecelakaan fatal secara signifikan.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.