Proyek optimalisasi Lapangan Arun oleh Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Pema Global Energi (PGE) telah mencapai progres 70 persen. Proyek ini merupakan bagian dari program Aceh Production Operation – Optimization & Revamping Project (APO ORP) yang bertujuan meningkatkan produksi dan keandalan infrastruktur hulu migas di Wilayah Kerja B.
Salah satu fokus utama proyek ini adalah peremajaan fasilitas produksi yang telah melampaui usia desain. Fasilitas seperti Gas Compressor, Gas Processing Facility (GPF), dan Power Plant digantikan dengan teknologi baru yang lebih efisien dan andal.
Progres dan Target Proyek
- GPF berkapasitas 60 MMSCFD telah mencapai progres 70 persen dan ditargetkan beroperasi pada Agustus 2026.
- Gas Compressor masih dalam tahap fabrikasi dan dijadwalkan tiba di lokasi pada Mei 2026.
- Proyek ini diharapkan meningkatkan penjualan gas sebesar 12 MMSCFD dan produksi kondensat sebesar 300 BPD, dari sebelumnya 1.000 BPD menjadi 1.300 BPD.
Dampak dan Manfaat
- Meningkatkan lifting migas di Aceh dan memperkuat ketahanan energi daerah serta nasional.
- Memastikan keberlanjutan operasi di Wilayah Kerja B.
- Mengoptimalkan produksi dan meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan negara.
Proyek optimalisasi Lapangan Arun diharapkan menjadi tonggak baru dalam transformasi sektor hulu migas Aceh menuju sistem produksi yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...
Warga Nagan Raya tenang, cukup KTP KK untuk berobat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":65,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":70,"FinalScore":75,"Summary":"Pemkab Nagan Raya mengiz
“Bagi masyarakat Nagan Raya, jangan takut untuk berobat ke rumah sakit dan puskesmas, karena sekarang cukup membawa KTP dan KK saja,” ujar Bupati


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.