Timeline Aceh
aceh.antaranews.com
aceh.antaranews.com

Inflasi 6,83% di Aceh Barat, Pemerintah Intervensi Pasar Turunkan Harga Beras

3 jam yang lalu

Inflasi tahunan di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat, mencapai 6,83 persen pada Februari 2026. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh harga beras dan komoditas lainnya yang meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pemerintah daerah berencana melakukan intervensi pasar untuk menurunkan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Barat, inflasi year on year (yoy) mencapai 6,83 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,70. Kenaikan harga terjadi pada delapan kelompok pengeluaran, termasuk makanan, minuman, tembakau, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga.

Dampak Inflasi

  • Harga beras premium (Yusima) naik dari Rp15.400,- menjadi Rp16.300,- per kilogram.
  • Cabai merah naik dari Rp30.000,- menjadi Rp40.000,- per kilogram.
  • Ayam pedaging naik dari Rp30.000,- menjadi Rp32.500,- per kilogram.
  • Telur naik dari Rp30.000,- menjadi Rp32.500,- per kilogram.
  • Gula pasir naik dari Rp15.700,- menjadi Rp18.500,- per kilogram.
  • Bawang merah dan bawang putih naik dari Rp30.000,- menjadi Rp35.000,- per kilogram.

Upaya Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan melakukan intervensi pasar untuk menurunkan inflasi. Bupati Tarmizi menyatakan bahwa kenaikan harga masih dalam batas normal dan belum melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Upaya ini bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Aceh Barat.

Inflasi 6,83% di Aceh Barat, Pemerintah Intervensi Pasar Turunkan Harga Beras