Kembalikesehatan

Warga Aceh Khawatir Utang RSUDZA Rp 392 Miliar Ancam Layanan

Penulis

serambinews.com

Tanggal

08 Mei 2026

Warga Aceh Khawatir Utang RSUDZA Rp 392 Miliar Ancam Layanan

RSUDZA Banda Aceh menghadapi utang sebesar Rp 392 miliar yang terungkap dalam pertemuan Tim Pansus LKPJ DPRA dengan manajemen rumah sakit pada 8 Mei 2026. Utang tersebut terutama berasal dari pembelian obat, konsumsi pasien, dan pembelian BBM solar selama banjir November 2025.

Kondisi ini menimbulkan khasran terhadap keberlangsungan layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Aceh, sementara manajemen menyatakan rencana pelunasan bertahap dan upaya mendapatkan dukungan dari Pemda dan Pemerintah Pusat.

Langkah Pemulihan dan Tantangan Maju

  • Utang konsolidasi sebesar Rp 392 miliar dikonfirmasi oleh APIP Inspektorat dan sedang dalam tahap pemeriksaan kedua hingga 14 Mei 2026.
  • Pembelian BBM solar selama banjir 2025 menyumbang Rp 2 miliar utang kepada Pertamina.
  • Rencana pelunasan utang dilakukan secara bertahap, menggunakan sisa lebih anggaran tahun ini dan mencari alokasi khusus dari Pemda atau Pusat.
  • Manajemen menjanjikan tidak akan menambah utang baru selama tahun 2026 dan fokus pada efisiensi pengadaan obat serta bahan habis pakai.
  • Tim Pansus LKPJ meminta transparansi dan skema pembayaran jelas agar layanan pasien tidak terganggu.
  • Masyarakat dan pasien menantang peningkatan komunikasi mengenai ketersediaan obat dan layanan darurat.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.