Warga Kampung Seuneubok Punti, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) terhadap dana bantuan banjir oleh perangkat desa. Mereka menuntut aparat hukum untuk mengusut dan mengembalikan dana yang hilang.
Praktik pungutan liar ini dinilai merusak tatanan sosial dan ketidakadilan di Aceh. Bantuan pascabanjir rentan disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Dampak Pungutan Liar
- Warga korban banjir kehilangan hak atas bantuan yang seharusnya mereka terima.
- Ketidakadilan sosial semakin terasa di masyarakat Aceh.
- Kepercayaan masyarakat terhadap aparat desa dan pemerintah menurun.
Tindakan yang Diharapkan
- Aparat hukum segera mengusut dan menindak pelaku pungutan liar.
- Dana bantuan yang hilang harus segera dikembalikan kepada warga.
- Pencegahan praktik serupa di daerah lain di Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaHanya 604 ribu dari 5,7 juta Aceh tercover JKA","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":70,"LongTermValue":85,"Education":80,"FinalScore":82,"Summary":"Hanya 604.446 jiwa dari 5,7万人
Dalam tekanan fiskal seberat itu, memilih siapa yang ditanggung dan siapa yang tidak adalah pilihan yang menyakitkan.
Warga Gampong Jawa Lama Terima Bantuan Baitul Mal Pasca Kebakaran 84 Rumah
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis melalui Keuchik Gampong Jawa Lama, Samsul, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran
Warga Aceh Tamiang Gugat Pemerintah, Minta Status Bencana Nasional
Penggugat meminta hakim PTUN memerintahkan pemerintah segera menetapkan status bencana nasional atas bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. MODUSACEH.CO, Jakarta | KORBAN banjir dan t
:Korban Kebakaran Pardede Lhokseumawe Harap Bantuan Pemerintah untuk Bangun Rumah
SIANG itu, Selasa, 5 Mei 2026, matahari berdiri tegak di atas Kota Lhokseumawe. Panas menggantung berat di udara. Jalanan dipenuhi lalu lalang...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.