Kebakaran yang terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026 di Jalan Pardede, Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe menyambangi warga dengan asap hitam dan panas ekstrem. Sekitar 84 unit rumah terbakar dan sekitar 275 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat sementara.
Kondisi Korban dan Bantuan Darurat
- 84 rumah hanya tinggal puing-puang setelah kebakaran menghanguskan komplek Jalan Pardede.
- 275 korang, comprising keluarga, ditampung di posko pengungsian yang disiapkan desa.
- Tim pemadam kebakaran dari DLHK, PMI, dan TNIDisepakati terus melakukan pendinginanApi untuk mencegah nyala kembali.
- Pemerintah Kota Lhokseumawe telah menyuplai bantuan makanan, air bersih, dan perlengkapan dasar melalui BPBD dan Dinas Sosial.
- Wali Kota Sayuti Abubakar menambahkan bahwa upaya rehabilitasi dan rekonstruksi hunian sedang disusun dengan dukungan Kemen Dalam Negeri.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null] Actually Title string. Provide Title. Let's compute final score maybe 76. Use integer? Probably number. We'll put 76. Now produce JSON. Ensure valid JSON. Use double quotes. Provide ArticleMark
"Semoga ada yang membantu untuk tas sekolah dan peralatan tulis bagi anak-anak korban kebakaran," katanya.
Amdal PT Juya Aceh Mining Akhirnya Dibuka, DLHK Serahkan Dokumen ke P2LH
BANDA ACEH - Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) milik PT Juya Aceh Mining yang sebelumnya tidak tersedia untuk publik, akhirnya...
20.293 Rumah Terdampak Banjir Pidie Jaya Perlu Perpanjangan Transisi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, Provinsi Aceh, memperpanjang masa transisi penanganan dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sebagian wilayah kabupaten tersebut.K
: Warga Beutong Ateuh menolak tambang, takut bencana ulang di Aceh
ABDYA - Menjelang siang, udara di Beutong Ateuh Banggalang terasa lebih berat dari biasanya. Di atas jembatan penyeberangan yang menjadi nadi...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.