Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Aceh mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang terjadi di Jakarta pada Jumat malam. Kecaman tersebut disampaikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh, KontraS Aceh, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh, dan Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA).
Dalam pernyataan bersama, juru bicara aliansi, Azharul Husna, menyebutkan serangan itu sebagai tindakan brutal yang patut diduga sebagai bentuk intimidasi terhadap kerja-kerja advokasi hak asasi manusia yang selama ini dilakukan oleh Andrie Yunus bersama KontraS.
Kecaman dan Desakan
- Serangan ini tidak bisa dipandang sebagai tindak kriminal biasa. Waktu kejadian, konteks aktivitas korban, serta pola serangan yang terarah menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa tindakan ini dilakukan untuk meneror dan membungkam suara kritis.
- Aliansi masyarakat sipil menilai bahwa serangan tersebut berkaitan dengan aktivitas advokasi korban yang terlibat dalam diskusi publik mengenai kecenderungan menguatnya peran militer dalam ruang sipil dan dinamika hukum di Indonesia.
- Peristiwa ini patut diduga sebagai pesan ancaman kepada komunitas pembela HAM yang secara konsisten mengkritik praktik kekuasaan dan budaya impunitas.
Kondisi Keamanan Pembela HAM
- Kondisi keamanan bagi para pembela HAM di Indonesia masih memprihatinkan. Kekerasan dan teror dinilai masih digunakan sebagai instrumen untuk membungkam kritik terhadap kekuasaan.
- Aliansi mengingatkan bahwa pembiaran terhadap kekerasan semacam ini tidak hanya membahayakan keselamatan individu pembela HAM, tetapi juga mengancam keberlangsungan demokrasi, kebebasan berekspresi, serta ruang gerak masyarakat sipil.
Desakan dan Tuntutan
- Aliansi mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) segera membentuk tim investigasi independen guna memastikan proses pengungkapan kasus berjalan transparan dan bebas dari intervensi.
- Mereka juga meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara cepat dan transparan, mengungkap seluruh pelaku termasuk aktor intelektual di balik serangan tersebut, serta memberikan perlindungan penuh kepada Andrie Yunus dan keluarganya.
Aliansi menegaskan bahwa serangan terhadap Andrie Yunus bukan sekadar serangan terhadap individu, melainkan serangan terhadap gerakan masyarakat sipil yang memperjuangkan demokrasi, keadilan, dan hak asasi manusia di Indonesia.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita5 Pelaku Curi Minyak Pertamina Dihukum di Aceh Tamiang Warga
Lima pelaku pencurian minyak mentah di wilayah Pertamina EP Rantau Field berhasil ditangkap aparat setelah kepergok warga.
SPBU Nelayan Aceh Selatan, Akses BBM Naik Untuk UMKM Nelayan
ACEH SELATAN - Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) milik KNTI Aceh Selatan di Desa...
Day Care di Banda Aceh Tanpa Izin, Warga Diawasi Tenang** **
Dari hasil penelusuran tim Pemko Banda Aceh, terungkap bahwa daycare tempat kejadian perkara ternyata tidak memiliki izin operasional...
Pergub JKA Disoroti, Sederhanakan Pasal Berbelit di Aceh | Aceh
BANDA ACEH - Akademisi ekonomi dari Universitas Syiah Kuala, Rustam Effendi, menilai Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 masih memiliki sejumlah kelemahan...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.