News
Warga Langsa Desak Kejari Usut Tuntas Korupsi dan Audit Bantuan Banjir
4 jam yang lalu
Belasan warga Langsa yang tergabung dalam Gerakan Bersama Rakyat Anti Korupsi menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa. Mereka menuntut penyelesaian kasus korupsi dan audit dana penanganan banjir di Kota Langsa. Aksi ini dipimpin oleh Wahyu Ramadhana, yang menyampaikan 6 poin tuntutan kepada Kejari Langsa.
Para demonstran meminta Kejari Langsa untuk mengusut tuntas kasus korupsi, melakukan reformasi internal, dan mengaudit dana penanganan banjir tahun 2025. Mereka juga mendesak penyelesaian dugaan korupsi pengadaan TIK di Dinas Pendidikan & Kebudayaan serta penggunaan dana DID di Dinas Pangan Pertanian Kelautan & Perikanan Kota Langsa.
Poin-Poin Tuntutan Demonstrasi
- Mengusut tuntas kasus korupsi di Kota Langsa
- Menahan tersangka korupsi dan melakukan reformasi internal Kejari Langsa
- Mengaudit dana penanganan banjir Kota Langsa tahun 2025
- Menuntaskan dugaan korupsi pengadaan TIK di Dinas Pendidikan & Kebudayaan
- Menuntaskan dugaan korupsi penggunaan dana DID di Dinas Pangan Pertanian Kelautan & Perikanan
- Mengawasi penyaluran bantuan banjir kepada masyarakat Kota Langsa
Aksi unjuk rasa berlangsung damai dengan pengawalan puluhan aparat Kepolisian Polres Langsa. Para demonstran membakar ban bekas sebagai simbol protes dan menyampaikan aspirasi mereka kepada Kejari Langsa. Mereka berharap Kejari Langsa dapat menjadi lembaga yang independen dan berperan aktif dalam memberantas korupsi di Kota Langsa.
