Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, memerintahkan uji publik ulang data penerima bantuan stimulan rumah rusak dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Langkah ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan akurasi data penerima bantuan.
Sebanyak 8.065 kepala keluarga (KK) akan diverifikasi, terdiri dari 2.707 KK kategori rusak ringan, 2.611 KK rusak sedang, dan 2.747 KK rusak berat. Data ini merupakan bagian dari usulan tahap pertama sebanyak 25.000 KK, dengan sisanya akan diproses secara bertahap.
Mekanisme Uji Publik
- Daftar penerima akan diumumkan di setiap gampong.
- Masyarakat diberikan waktu satu minggu untuk mengajukan keberatan.
- Formulir sanggah dapat disalurkan melalui kecamatan atau posko kabupaten.
Komitmen Pemerintah
Bupati menegaskan bahwa bantuan akan terus berlanjut dalam beberapa tahap ke depan. Pemerintah daerah berkomitmen memperjuangkan seluruh korban banjir agar mendapatkan bantuan yang layak.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Tamiang alami pemadaman listrik akibat pencurian kabel SKTM
Jaringan listrik di Aceh Tamiang mengalami gangguan akibat maraknya pencurian saluran kabel tegangan menengah (SKTM).
Warga Aceh Tengah Merasa Diberi Kepedulian Melalui Bantuan Daging Presiden
ACEH TENGAH — Seekor sapi limosin berbobot 824 kilogram bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disembelih di halaman Masjid...
:null} Please provide JSON only. Let's produce final JSON with Title as string, etc. Ensure proper JSON escaping for markdown string (need to escape newlines?). We'll include markdown as a string with
BENER MERIAH — Enam bulan setelah banjir bandang memutus akses nasional Takengon–Bireuen, warga Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten...
Masyarakat Aceh Khawatir Tenang Saat Otsus Naik Menjadi 2,5% DAU
Baleg DPR RI resmi menyetujui revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) menjadi RUU


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.