News
DPRK Aceh Utara Desak BNPB Percepat Huntara Korban Banjir Sebelum Lebaran
2 hari yang lalu
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir di daerah tersebut. Desakan ini muncul karena sebagian besar dari 2.449 unit Huntara yang harus dibangun masih dalam proses pengerjaan, sementara Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan akan jatuh pada 20–21 Maret 2026. Warga korban banjir berharap dapat merayakan Lebaran di tempat tinggal yang lebih layak, bukan di tenda-tenda pengungsian.
Wakil Ketua Fraksi Karya Independen Amanat Sejahtera (KIAS) DPRK Aceh Utara, Fakhrurrazi, S.IP, menyatakan bahwa hasil pemantauan menunjukkan progres pembangunan Huntara masih jauh dari selesai. Ia menekankan pentingnya mempercepat pembangunan tanpa mengabaikan kualitas bangunan, agar korban banjir tidak mengalami penderitaan tambahan.
Desakan untuk Percepatan Pembangunan Huntara
- 2.449 unit Huntara harus dibangun untuk korban banjir di Aceh Utara.
- Sebagian besar unit masih belum selesai dan belum dapat difungsikan oleh warga.
- Warga korban banjir berharap dapat merayakan Lebaran di hunian yang layak.
- Desakan ini juga menyoroti lambannya pemulihan infrastruktur pertanian pascabencana.
Dampak terhadap Masyarakat
- Warga korban banjir menjalani ibadah puasa Ramadhan dalam kondisi terbatas di tempat pengungsian.
- Petani menunggu pembersihan sawah yang tertutup lumpur akibat banjir.
- Pembangunan hunian tetap (Huntap) di Kecamatan Lapang sudah berjalan cepat dan sebagian pengungsi sudah dapat menempatinya.
Fakhrurrazi juga mengapresiasi upaya pemerintah pusat dalam pembangunan hunian tetap di Kecamatan Lapang, namun berharap pembangunan hunian sementara di wilayah lainnya juga dapat segera diselesaikan.
