News
Harga BBM Non-Subsidi Aceh Naik April 2026, Dampak ke Warga dan UMKM
2 jam yang lalu
Kenaikan harga BBM non-subsidi akan berlaku mulai 1 April 2026. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa kenaikan ini merupakan konsekuensi dari mekanisme pasar global dan tidak akan membebani anggaran negara.
Harga BBM non-subsidi saat ini berkisar antara Rp12.300 hingga Rp14.500 per liter. Kenaikan ini akan berdampak pada warga Aceh yang menggunakan BBM non-subsidi, terutama UMKM dan kalangan menengah ke atas.
Dampak Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi
- Kenaikan harga BBM non-subsidi akan mengikuti mekanisme pasar global, seperti Mean of Platts Singapore (MOPS) dan Argus.
- Dampak utama akan dirasakan oleh UMKM dan kalangan menengah ke atas yang menggunakan BBM non-subsidi.
- Harga BBM non-subsidi saat ini berkisar antara Rp12.300 hingga Rp14.500 per liter.
- Kenaikan harga diprediksi masih di bawah 10 persen, sekitar 5 sampai 10 persen.
Kebijakan Pemerintah
- BBM industri seperti RON 95 dan RON 98 secara otomatis mengikuti dinamika pasar global.
- BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar subsidi tetap pada harga Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter.
- Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan membebani anggaran negara.
