BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh, termasuk Kota Sabang, pada 31 Maret 2026. Potensi hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang diperkirakan terjadi mulai pukul 23.54 WIB hingga 04.00 WIB.
Kepala Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer mendukung terbentuknya awan hujan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko genangan air, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas transportasi, terutama di wilayah pesisir dan perbukitan.
Dampak dan Imbauan
- Hujan lebat berpotensi disertai petir dan angin kencang.
- Risiko genangan air dan pohon tumbang di beberapa wilayah.
- Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta mewaspadai perubahan cuaca tiba-tiba.
- Masyarakat diimbau menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan lebat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaPetani Sawang-Blang Nibong Lihat 84 Ha Sawah Rusak oleh Abrasi
ACEH UTARA - Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Sawang dan Blang Nibong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara rusak akibat tergerus abrasi atau...
: Kapolresta Banda Aceh Janji Tindak Lanjut Intimidasi Wartawan Demo JKA
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana menindaklanjuti laporan kekerasan terhadap jurnalis atau wartawan yang terjadi...
:Warga Bireuen Dimiinta Tidak Percayai Data Banjir TikTok King
Hasil verifikasi korban banjir tahap II akan diumumkan BPBD Bireuen setelah proses verifikasi selesai dilakukan. Hal tersebut...
Warga Seulimuem Aceh Besar Menantikan WTP Bersih Tenang","PublicImpact":80,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":55,"FinalScore":76,"Summary":"Banleg DPRK Aceh Bes
Pembangunan WTP Seulimuem akan melayani sekitar 4.000 sambungan rumah dengan kapasitas distribusi 40 liter per detik.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.