Puluhan warga Langsa menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa pada Rabu (8/4/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap penanganan sejumlah kasus korupsi, termasuk dugaan penyalahgunaan bantuan banjir.
Para pengunjuk rasa mulai tiba di kantor Kejari sekitar pukul 11.20 WIB, setelah sebelumnya berkumpul di Lapangan Merdeka Langsa. Mereka kemudian bergerak menuju lokasi aksi dan berkumpul di pintu masuk kantor Kejari dengan pengawalan aparat kepolisian dari Polres Langsa.
Detail Aksi
- Aksi digelar oleh Gerakan Bersama Rakyat Anti Korupsi.
- Para peserta membawa poster bertuliskan pesan-pesan seperti "Excavator berkarat kami masyarakat melihat", "Stop korupsi", dan "Satu kata untuk koruptor: lawan".
- Koordinator aksi, Wahyu Ramadhana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemuda Langsa terhadap maraknya praktik korupsi di daerah tersebut.
Tujuan Aksi
- Wahyu berharap, melalui aksi ini, penegakan hukum di Kota Langsa dapat berjalan dengan adil dan tegas.
- Aksi ini bertujuan untuk mendorong proses hukum terhadap pelaku korupsi yang merugikan masyarakat.
- Wahyu menegaskan bahwa aksi ini murni dilakukan tanpa adanya kepentingan tertentu ataupun pihak yang menunggangi.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Khawatir: Imunisasi 33%, Kasus Campak Naik","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":80,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":85,"Summary":"Cakupan imunisasi di_A
BANDA ACEH - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan cakupan imunisasi di Aceh masih rendah dan...
:Khawatir Tenang, Warga Aceh Menunggu Pemulihan Listrik dari PLN
“Seluruh Aceh saat ini tengah dilakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di daerah kita,” kata Lukman Hakim
.Warga Beutong Nagan Raya, Aceh Takut Tambang Ancam Sumber Air
KBA.ONE, BANDA ACEH—Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Aceh mendesak pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh menghentikan seluruh rencana maupun aktivitas pertambangan di Beutong Ateuh Ban
Warga Aceh Tak Daya Tahan Akibat Blackout Sumatera Berulang
Penulis: Dr. Andree Armilis, M.A. Sosiolog & Analis Stratejik, warga Sumatera. Transaksi digital terganggu akibat jaringan internet dan mesin pembayaran mati. PEMADAMAN listrik massal yang m


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.