Bupati Aceh Barat Daya, Abdya, menunjukkan perhatian serius terhadap kesejahteraan anak yatim dan keluarga kurang mampu di daerahnya. Melalui program yang dijalankan bersama Baitul Mal Abdya, pemerintah daerah menyalurkan santunan kepada 736 anak yatim yang dikemas dalam acara berbuka puasa bersama di Pendopo Bupati setempat.
Setiap anak yatim menerima bantuan sebesar Rp400 ribu, yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Selain santunan tersebut, Pemerintah Abdya juga menganggarkan bantuan pendidikan bagi anak yatim dan fakir miskin. Setiap anak akan menerima bantuan sebesar Rp1 juta, dengan rincian Rp800 ribu untuk biaya pendidikan, dan Rp200 ribu untuk bantuan makanan.
Program Santunan dan Bantuan Pendidikan
- 736 anak yatim menerima santunan sebesar Rp400 ribu.
- Bantuan pendidikan sebesar Rp1 juta diberikan kepada setiap anak yatim dan fakir miskin.
- Rincian bantuan pendidikan: Rp800 ribu untuk biaya pendidikan dan Rp200 ribu untuk bantuan makanan.
- Pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan pakaian sekolah bagi anak yatim dan keluarga kurang mampu melalui Dinas Sosial.
Komitmen Pemerintah
Bupati Safaruddin menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim dan masyarakat miskin menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah saat ini. Pemerintah juga tengah aktif melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung kondisi rumah warga yang dinilai belum layak huni.
"Masih ada rumah masyarakat yang beralaskan tanah dan berdinding papan," kata Bupati. "Ke depan saya bertekad untuk menganggarkan program agar masyarakat bisa hidup lebih layak," urainya. "Setelah itu barulah kita fokus memperkuat ekonomi mereka," ujar Safaruddin.
Harapan untuk Anak Yatim
Bupati Safaruddin berharap anak-anak yatim tetap bersemangat meraih cita-cita melalui pendidikan. Untuk memastikan tidak ada anak yatim yang terabaikan, Safaruddin mengimbau setiap pejabat eselon di lingkungan pemerintah daerah minimal menyantuni satu anak yatim secara berkelanjutan.
"Anak-anak yatim harus terus sekolah dan mengejar cita-cita. Jangan sampai ada yang putus sekolah. Jika ada yang putus sekolah, segera laporkan kepada kami," tegasnya.
Safaruddin juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar Kabupaten Abdya dapat terus berkembang dan para pejabat semakin peka terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya kehidupan anak-anak yatim.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita5 Pelaku Curi Minyak Pertamina Dihukum di Aceh Tamiang Warga
Lima pelaku pencurian minyak mentah di wilayah Pertamina EP Rantau Field berhasil ditangkap aparat setelah kepergok warga.
SPBU Nelayan Aceh Selatan, Akses BBM Naik Untuk UMKM Nelayan
ACEH SELATAN - Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) milik KNTI Aceh Selatan di Desa...
Day Care di Banda Aceh Tanpa Izin, Warga Diawasi Tenang** **
Dari hasil penelusuran tim Pemko Banda Aceh, terungkap bahwa daycare tempat kejadian perkara ternyata tidak memiliki izin operasional...
Pergub JKA Disoroti, Sederhanakan Pasal Berbelit di Aceh | Aceh
BANDA ACEH - Akademisi ekonomi dari Universitas Syiah Kuala, Rustam Effendi, menilai Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 masih memiliki sejumlah kelemahan...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.