Pasca banjir yang melanda Pidie Jaya, masyarakat rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan, salah satunya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Untuk mengatasi hal ini, mahasiswa STIKes Jabal Ghafur Sigli, Pidie menghadirkan inovasi berupa 'Pojok ISPA' sebagai upaya pencegahan ISPA berbasis rumah tangga.
Program ini dilaksanakan di Gampong Rhieng Blang, Kecamatan Meureudue, Pidie Jaya, dan melibatkan kader kesehatan, pemuda, dan PKK. Pojok ISPA berisi berbagai media edukasi dan perlengkapan pencegahan penyakit, seperti masker, sabun cuci tangan, cairan disinfektan, serta leaflet panduan pencegahan ISPA.
Kegiatan Utama
- Sosialisasi dan edukasi kesehatan ISPA
- Pembentukan 'Pojok ISPA' di rumah tangga
- Pelatihan kader dan keluarga mengenai deteksi dini ISPA
- Aksi bersih dan perbaikan lingkungan pascabanjir
- Pembagian paket pencegahan ISPA
Tujuan Program
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan lingkungan
- Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
- Menurunkan risiko dan angka kejadian ISPA di Pidie Jaya
Dengan adanya 'Pojok ISPA', masyarakat dapat lebih mudah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun ketahanan kesehatan keluarga di Pidie Jaya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita5 Pelaku Curi Minyak Pertamina Dihukum di Aceh Tamiang Warga
Lima pelaku pencurian minyak mentah di wilayah Pertamina EP Rantau Field berhasil ditangkap aparat setelah kepergok warga.
SPBU Nelayan Aceh Selatan, Akses BBM Naik Untuk UMKM Nelayan
ACEH SELATAN - Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) milik KNTI Aceh Selatan di Desa...
Day Care di Banda Aceh Tanpa Izin, Warga Diawasi Tenang** **
Dari hasil penelusuran tim Pemko Banda Aceh, terungkap bahwa daycare tempat kejadian perkara ternyata tidak memiliki izin operasional...
Pergub JKA Disoroti, Sederhanakan Pasal Berbelit di Aceh | Aceh
BANDA ACEH - Akademisi ekonomi dari Universitas Syiah Kuala, Rustam Effendi, menilai Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 masih memiliki sejumlah kelemahan...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.