Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Harga Emas di Lhokseumawe Anjlok Rp99.000 per Mayam Pasca Lebaran

3 jam yang lalu

Harga emas di Lhokseumawe mengalami penurunan signifikan pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Pada Senin (30/3/2026), harga emas di wilayah ini anjlok sebesar Rp99.000 per mayam dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh kondisi pasar global yang sedang berada dalam fase bearish, dengan penurunan hingga 12,5 persen dalam sebulan terakhir.

Gejolak di Timur Tengah serta aksi bank sentral di berbagai negara yang melepas cadangan emas untuk menstabilkan nilai tukar mata uang turut menjadi pemicu turunnya harga emas dunia. Di Aceh, penurunan harga emas tidak hanya terjadi di Lhokseumawe, tetapi juga di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Dampak Penurunan Harga Emas

  • Harga emas perhiasan di Banda Aceh cenderung bertahan di posisi yang sama dengan perdagangan sebelumnya.
  • Di Bener Meriah, harga emas murni dan London terpantau kompak turun di awal pekan ini.
  • Minat beli masyarakat mulai seimbang dengan warga yang menjual emas pasca Lebaran.
  • Penurunan harga di Aceh Tengah berdampak positif pada peningkatan daya beli masyarakat.

Harga Emas di Pasaran Lokal

  • Harga emas perhiasan di pasar lokal Idi Rayeuk dilaporkan stagnan setelah sempat mengalami penurunan pada hari-hari sebelumnya.
  • Pasaran harga emas di Langsa belum menunjukkan adanya pergerakan signifikan pada awal pekan ini.
  • Harga emas Antam di Pegadaian merosot tajam sebesar Rp31.000 menjadi Rp2.906.000 per gram.
  • Harga buyback (pembelian kembali) turun lebih dalam sebesar Rp36.000 menjadi Rp2.425.000 per gram.

Saran untuk Investor

Dengan spread yang lebar serta pajak PPh 22 sesuai ketentuan yang berlaku, para investor disarankan untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jangka pendek agar margin keuntungan tidak tergerus terlalu dalam.

Harga Emas di Lhokseumawe Anjlok Rp99.000 per Mayam Pasca Lebaran