Kembalipolitik

: Warga Aceh khawatir tanpa listrik 10 jam, aktivitas terhenti

Penulis

serambinews.com

Tanggal

23 Mei 2026

: Warga Aceh khawatir tanpa listrik 10 jam, aktivitas terhenti

Blackout listrik meluaske sejumlah provinsi Sumatera sejak malam Jumat (22/5/2026), termasuk Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Barat. Gangguan ditebabkan oleh masalah pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang dipicu cuaca ekstrem, membuat pasokan listrik terputus secara bersamaan.

Di Aceh, pemadaman berlangsung lebih dari 10 jam di sejumlah wilayah, sehingga aktivitas rumah tangga, usaha, dan layanan umum terhenti. Hingga pukul 05.00 WIB Sabtu, 17 dari 21 gardu induk telah berhasil dipulihkan, namun banyak warga masih mengalami kegelapan dan kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pemulihan Listrik dan Dampak Sosial

  • 10 jam lamanya listrik padam di Aceh, yang merupakan salah satu durasi tertinggi dalam kejadian ini.
  • 17 dari 21 gardu induk di Aceh telah menyala kembali hingga pagi Sabtu, menunjukkan progres pemulihan.
  • Warga melaporkan kesulitan mendapat air bersih karena pompa air rumah tangga tidak berfungsi tanpa listrik.
  • Dagangan pendingin seperti es krim dan produk segar mulai rusak akibat lemari pendingin mati, menimbulkan kerugian ekonomi kecil.
  • Jaringan internet dan komunikasi juga terganggu, membatasi akses informasi dan layanan darurat.
  • Di wilayah lain seperti Medan dan Pekanbaru, masih terdapat penyulang listrik yang belum pulih, menegaskan bahwa pemulihan masih berlangsung secara bertahap.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.