Demonstran di Kota Langsa menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa, Rabu (8/4/2026). Mereka mendesak kejaksaan untuk mengawasi penyaluran bantuan banjir dan mengaudit seluruh bantuan yang telah disalurkan dari APBK. Penanggung jawab aksi, Wahyu Ramadhana, menyatakan bahwa masyarakat tidak mengetahui secara pasti jumlah bantuan banjir yang telah dikucurkan dan apakah bantuan tersebut telah tersalurkan dengan tepat.
Selain persoalan bantuan banjir, demonstran juga menyoroti dugaan kasus korupsi lainnya, seperti pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Dinas Pendidikan Langsa dan kondisi alat berat excavator milik Dinas Pertanian yang terbengkalai dan rusak akibat terendam air asin. Aksi ini diikuti oleh belasan orang yang membawa poster bertuliskan kritik terhadap korupsi dan penanganan banjir.
Poin-Poin Penting
- Desakan Audit Bantuan Banjir: Demonstrasi menuntut transparansi dan audit terhadap penyaluran bantuan banjir dari APBK.
- Dugaan Korupsi: Selain bantuan banjir, demonstran juga menyoroti dugaan korupsi dalam pengadaan TIK di Dinas Pendidikan dan kondisi alat berat yang terbengkalai.
- Aksi Protes: Massa membakar ban bekas di depan Kantor Kejari Langsa sebagai bentuk protes dan menyampaikan kritik terkait penanganan kasus korupsi.
- Respons Kejari: Aksi diterima oleh perwakilan Kejari Langsa, meskipun Kepala Kejari tidak berada di tempat saat aksi berlangsung.
Demonstran menegaskan bahwa aksi ini murni tanpa kepentingan tertentu dan bertujuan untuk menegakkan keadilan dan supremasi hukum di Kota Langsa.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:Khawatir Tenang, Warga Aceh Menunggu Pemulihan Listrik dari PLN
“Seluruh Aceh saat ini tengah dilakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di daerah kita,” kata Lukman Hakim
Warga Aceh Khawatir: Imunisasi 33%, Kasus Campak Naik","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":80,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":85,"Summary":"Cakupan imunisasi di_A
BANDA ACEH - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan cakupan imunisasi di Aceh masih rendah dan...
.Warga Beutong Nagan Raya, Aceh Takut Tambang Ancam Sumber Air
KBA.ONE, BANDA ACEH—Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Aceh mendesak pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh menghentikan seluruh rencana maupun aktivitas pertambangan di Beutong Ateuh Ban
Warga Aceh Tak Daya Tahan Akibat Blackout Sumatera Berulang
Penulis: Dr. Andree Armilis, M.A. Sosiolog & Analis Stratejik, warga Sumatera. Transaksi digital terganggu akibat jaringan internet dan mesin pembayaran mati. PEMADAMAN listrik massal yang m


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.