Banjir besar yang melanda Aceh Utara pada November 2025 masih meninggalkan dampak yang mendalam bagi warga Geudumbak, Kecamatan Langkahan. Empat bulan pasca bencana, sebagian warga masih bertahan di tenda darurat karena rumah mereka belum bisa ditempati. Bantuan yang dijanjikan pemerintah, termasuk bantuan stimulan sosial ekonomi dan hunian, belum sepenuhnya diterima.
Rasyidin, salah satu warga Geudumbak, mengungkapkan bahwa Idul Fitri tahun ini dijalani dalam situasi serba terbatas. Banyak warga yang masih tidur di tenda karena rumah mereka belum bisa ditempati. Bantuan sebesar Rp 8 juta per kepala keluarga dan jatah hidup sebesar Rp 450 ribu per jiwa per bulan juga belum sepenuhnya diterima.
Dampak Banjir
- Ratusan rumah rusak dan hilang akibat banjir besar yang datang bersama kayu gelondongan.
- Hampir 500 kepala keluarga di Geudumbak terdampak banjir.
- Keterbatasan tenaga dan biaya menghambat pembangunan kembali rumah.
Harapan Warga
- Warga berharap bantuan pemerintah segera cair untuk menormalkan kembali kehidupan mereka.
- Mereka juga berharap agar data warga yang terdampak dapat diperbaiki agar bantuan dapat diterima oleh semua yang membutuhkan.
Warga Geudumbak bertahan dengan cara mereka sendiri, bergotong royong untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka berharap agar bantuan segera datang dan mereka dapat bangkit kembali dari dampak banjir besar.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaHanya 604 ribu dari 5,7 juta Aceh tercover JKA","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":70,"LongTermValue":85,"Education":80,"FinalScore":82,"Summary":"Hanya 604.446 jiwa dari 5,7万人
Dalam tekanan fiskal seberat itu, memilih siapa yang ditanggung dan siapa yang tidak adalah pilihan yang menyakitkan.
Warga Gampong Jawa Lama Terima Bantuan Baitul Mal Pasca Kebakaran 84 Rumah
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis melalui Keuchik Gampong Jawa Lama, Samsul, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran
Warga Aceh Tamiang Gugat Pemerintah, Minta Status Bencana Nasional
Penggugat meminta hakim PTUN memerintahkan pemerintah segera menetapkan status bencana nasional atas bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. MODUSACEH.CO, Jakarta | KORBAN banjir dan t
:Korban Kebakaran Pardede Lhokseumawe Harap Bantuan Pemerintah untuk Bangun Rumah
SIANG itu, Selasa, 5 Mei 2026, matahari berdiri tegak di atas Kota Lhokseumawe. Panas menggantung berat di udara. Jalanan dipenuhi lalu lalang...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.