Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Garam Rebus Aceh Utara Hancur Akibat Banjir, BRIN Ungkap Kualitas Unggul

12 jam yang lalu

Banjir bandang yang melanda Aceh Utara pada akhir November 2025 telah menghancurkan sentra produksi garam rebus tradisional di tiga desa, yaitu Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, serta Desa Matang Tunong dan Desa Kuala Cangkoi di Kecamatan Lapang. Kerusakan ini semakin memperburuk kondisi ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini bergantung pada sektor kelautan dan perikanan.

Penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan bahwa garam rebus yang diproduksi masyarakat Aceh memiliki kualitas lebih baik dibandingkan garam kerosok yang dihasilkan melalui proses penjemuran. Garam rebus Aceh memiliki kemurnian tinggi dan stabilitas yang baik untuk penggunaan jangka panjang, serta kandungan mikroba yang lebih sedikit.

Potensi dan Tantangan Garam Rebus Aceh

  • Kualitas Unggul: Hasil analisis laboratorium BRIN menunjukkan garam rebus Aceh memiliki kemurnian tinggi dan stabilitas yang baik untuk penggunaan jangka panjang.
  • Cocok untuk Asam Sunti: Garam rebus Aceh dinilai sangat cocok digunakan sebagai bahan utama pembuatan asam sunti, bumbu khas Aceh yang tidak dapat dibuat menggunakan garam biasa karena rentan menyebabkan pembusukan.
  • Metode Perebusan: Metode perebusan dinilai mampu meminimalkan potensi kontaminasi bakteri yang biasanya ditemukan pada lahan penjemuran terbuka.
  • Potensi Ekonomi: Jika mendapat dukungan fasilitas, teknologi, dan pemasaran yang memadai, garam rebus Aceh tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, tetapi juga dapat menjadi komoditas strategis yang berkontribusi terhadap kebutuhan garam konsumsi nasional.

Wakil Ketua Fraksi Karya Independen Amanat Sejahtera (KIAS) DPRK Aceh Utara, Fakhrurrazi, meminta pemerintah daerah dan pusat untuk menghidupkan kembali usaha garam rebus ini. Selain memiliki nilai sejarah, garam rebus Aceh juga memiliki potensi ekonomi besar bagi masyarakat pesisir.

Garam Rebus Aceh Utara Hancur Akibat Banjir, BRIN Ungkap Kualitas Unggul
0123456789