Lead paragraph 1: Dosen dan mahasiswa Universitas Serambi Mekkah melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) telah menyelesaikan proyek pemulihan air bersih dan sanitasi di Gampong Beurawang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan yang dilakukan pada 5‑25 Februari 2026 melibatkan 50 mahasiswa dari tiga program studi dan dipandu oleh Burhanuddin Syam, Susmanto, dan Vera Viena.
Lead paragraph 2: Sebelum intervensi, sekitar 60‑70 persen rumah tangga masih bergantung pada air tidak layak dan lebih dari 50 persen fasilitas sanitasi rusak akibat banjir, menambah risiko penyakit seperti diare dan infeksi kulit.
Teknologi Tepat Guna dan Pemberdayaan Masyarakat
- 4 unit instalasi penjernihan air berbasis filtrasi bertingkat dan gravitasi yang menggunakan bahan lokal seperti pasir, arang aktif, dan kerikil.
- 2 unit jamban sehat berhasil direhabilitasi.
- Akses air bersih meningkat dari 30‑40 % menjadi 75 % bagi warga Gampong Beurawang.
- Pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) naik hingga 72 %.
- Unit usaha air bersih sederhana yang dikelola Karang Taruna mampu meningkatkan pendapatan kelompok sebesar 10‑15 %.
- Total 160 Jam Kerja Efektif Mahasiswa (JKEM) disumbangkan oleh 50 mahasiswa dari tiga program studi.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaEmpati Warga Kembang Tanjong Pada Jalan Inpres Rp24 Miliar di Aceh
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), meninjau pembangunan jalan Inpres di Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie senilai Rp 24 miliar.
Warga Aceh Khawatir: Kekerasan Daycare Berisiko Timbulkan PTSD pada Anak
Dalam kajian psikologi perkembangan, Dr Wahyu juga menyinggung pentingnya hubungan kelekatan (attachment) antara anak dan pengasuh.
Lift RSUDZA Rusak, AC Tidak Optimal, Warga Aceh Khawatir","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Ombudsman Aceh meng
Sidak ini sidak merupakan tindaklanjut dari sejumlah laporan informasi yang disampaikan masyarakat melalui berbagai kanal pengaduan Ombudsman.
Warga Aceh antre panjang dukcapil setelah JKA dibatasi desil 8-10
IKAT Aceh meminta kebijakan ini dikaji ulang, ditunda penerapannya, dan diperbaiki agar pelayanan kesehatan tetap menjangkau seluruh rakyat Aceh.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.