Kembaliekonomi

Harga Sawit Aceh Singkil Turun 27%, Petani Swadaya Tekanan","PublicImpact":85,"Credibility":70,"Urgency":80,"Evidence":65,"LongTermValue":75,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Harga TBS kelapaส

Penulis

ajnn.net

Tanggal

28 Mei 2026

Harga Sawit Aceh Singkil Turun 27%, Petani Swadaya Tekanan","PublicImpact":85,"Credibility":70,"Urgency":80,"Evidence":65,"LongTermValue":75,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Harga TBS kelapaส

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir. Dari rata‑rata sekitar 2.700 per kilogram, harga jatuh ke kisaran 1.980 per kilogram, hampir 27% lebih rendah dari sebelumnya. Kondisi ini menimbulkan tekanan ekonomi bagi ribuan petani swadaya yang mengandalkan sawit sebagai sumber penghasilan utama.

Faktor Penyebab dan Harapan Kebijakan

  • Harga TBS saat ini 1.980 per kilogram, dibandingkan sebelumnya 2.700 per kilogram
  • Penurunan harga terjadi seiring dengan kenaikan biaya produksi seperti pupuk non‑subsidi dan herbisida
  • Petani menyampaikan kurangnya intervensi nyata dari Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam menstabilkan harga
  • Pemerhati Budi Harjo menambahkan bahwa daerah lain seperti Riau, Jambi, dan Kalimantan lebih aktif melakukan pengawasan perusahaan sawit
  • Ia meminta pemerintah mengadakan dialog dengan PKS dan melakukan pengawasan sistem pembelian guna menjaga harga tetap adil

Dengan sejumlah besar masyarakat Aceh Singkil yang bergantung pada sektor perkebunan sawit, langkah cepat dari pemerintah daerah diperlukan untuk mencegah dampak ekonomi yang lebih luas dan menjaga kesejahteraan petani swadaya.

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.