Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

HMI Desak Penutupan Dapur MBG di Pasie Raja Akibat Cemaran Bakteri

2 jam yang lalu

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tapaktuan mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menutup permanen dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pasie Raja, Aceh Selatan. Desakan ini muncul setelah hasil uji laboratorium menunjukkan adanya cemaran mikroba berbahaya dalam makanan yang disediakan. Sebanyak 18 siswa, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA, mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan MBG, dengan 14 siswa harus menjalani perawatan intensif di UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian.

Dapur MBG yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujung Padang Asahan diduga tidak memiliki Sertifikat Layak Higienis dan Sanitasi (SLHS), yang merupakan syarat wajib dalam penyelenggaraan program MBG. HMI menilai bahwa kelalaian ini tidak bisa dibiarkan, mengingat program MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak dengan anggaran dari uang rakyat.

Temuan Laboratorium

  • Bacillus cereus, Staphylococcus aureus, dan Salmonella ditemukan dalam lima sampel makanan yang diuji.
  • Menu makanan yang dikonsumsi meliputi bakso, mi goreng, susu, roti, telur ayam, telur itik asin, serta minuman es kacang.

Dampak dan Tindak Lanjut

  • 18 siswa mengalami gejala keracunan seperti sakit perut hebat, mual, muntah, serta bentol kemerahan disertai rasa gatal.
  • HMI mendesak evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan dapur MBG di Aceh Selatan dan penggantian penyedia yang lebih berkualitas.
  • Satgas Penyelenggaraan Program MBG Kabupaten Aceh Selatan akan menindaklanjuti hasil uji laboratorium untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

HMI Cabang Tapaktuan menyatakan akan terus mengawal program ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kaum intelektual muda dalam memastikan pembangunan daerah berjalan dengan prinsip keadilan, transparansi, dan keberpihakan pada rakyat.

HMI Desak Penutupan Dapur MBG di Pasie Raja Akibat Cemaran Bakteri