Kembalipendidikan

Warga Aceh Khawatir: 20 SKPA Assor 89,5% APBA 2026","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":90,"LongTermValue":75,"Education":80,"FinalScore":80,"Summary":"IDeAS membuka laporan rin

Penulis

ajnn.net

Tanggal

16 Mei 2026

Warga Aceh Khawatir: 20 SKPA Assor 89,5% APBA 2026","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":90,"LongTermValue":75,"Education":80,"FinalScore":80,"Summary":"IDeAS membuka laporan rin

Institute for Development of Acehnese Society (IDeAS) membongkar rincian alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2026, yang ditetapkan sebesar Rp 11,6 triliun. Data yang diambil dari situs resmi p2k-apba.acehprov.go.id menunjukkan bahwa hanya 20 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) yang menguasai hampir 90 % dari total pagu.

Selain itu, IDeAS menyoroti bahwa Dinas Pendidikan Aceh mendapat alokasi terbesar sebesar Rp 3,234 triliun, diikuti Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) dengan Rp 1,918 triliun. Sebaliknya, 35 SKPA lain harus membagi sisanya sebesar Rp 1,215 triliun, dengan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) sebagai penerima tertinggi sebesar Rp 105 miliar dan Biro Organisasi Setda Aceh yang mendapatkan alokasi terkecil sebesar Rp 1,8 miliar.

Konsentrasi Anggaran pada 20 SKPA Terbesar

  • Total APBA 2026 sebesar Rp 11,6 triliun.
  • 20 SKPA terbesar menyerap Rp 10,386 triliun (≈ 89,5 %).
  • Dinas Pendidikan Aceh mendapat alokasi terbesar Rp 3,234 triliun.
  • RSUD dr. Zainoel Abidin mendapat Rp 911 miliar, Perkim Rp 660 miliar, dan Dinas Pendidikan Dayah Rp 388 miliar.
  • 35 SKPA sisanya hanya berbagi Rp 1,215 triliun (≈ 10,5 %), dengan RSIA tertinggi Rp 105 miliar dan Biro Organisasi Setda terendah **Rp 1,8 miliar"}
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.