Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Inflasi Aceh Maret 2026 Capai 5,31 Persen, Pangan Jadi Penyumbang Utama

4 jam yang lalu

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat inflasi tahunan (year on year/y-on-y) pada Maret 2026 sebesar 5,31 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 114,01. Inflasi ini menunjukkan adanya kenaikan harga barang dan jasa secara umum dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Plh Kepala BPS Aceh, Tasdik Ilhamudin, menjelaskan bahwa inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 6,07 persen, sementara terendah di Aceh Tamiang sebesar 4,84 persen. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil 5,36 persen, disusul oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 7,16 persen, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 9,12 persen.

Penyumbang Inflasi

  • Kelompok makanan, minuman, dan tembakau: 5,36 persen
  • Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga: 7,16 persen
  • Penyediaan makanan dan minuman/restoran: 9,12 persen
  • Perawatan pribadi dan jasa lainnya: 15,78 persen

Komoditas Utama

Beberapa komoditas yang dominan mendorong inflasi tahunan antara lain:

  • Tarif listrik
  • Emas perhiasan
  • Beras
  • Nasi dengan lauk
  • Sigaret kretek mesin (SKM)
  • Daging ayam ras

Secara bulanan, inflasi Aceh pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,04 persen, dengan IHK naik dari 113,96 pada Februari menjadi 114,01 pada Maret. Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar dengan andil 0,08 persen. Komoditas utama yang memicu inflasi bulanan antara lain udang basah, nasi dengan lauk, telur ayam ras, bensin, dan ikan tongkol.

Secara wilayah, hampir seluruh daerah di Aceh mengalami inflasi bulanan, kecuali Kabupaten Aceh Tengah yang justru mengalami deflasi sebesar 0,56 persen. Sementara inflasi bulanan tertinggi terjadi di Aceh Tamiang sebesar 0,46 persen.

Inflasi Aceh Maret 2026 Capai 5,31 Persen, Pangan Jadi Penyumbang Utama