News
UMKM Saree Aceh Besar Terpuruk Usai Jalan Tol Banda Aceh-Sigli Beroperasi
2 jam yang lalu
Pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli membawa dampak signifikan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Saree, Aceh Besar. Kawasan yang sebelumnya ramai dikunjungi karena kuliner khas keripik, kini sepi dari pengunjung. Penurunan ini bukan sekadar angka, melainkan kenyataan yang dirasakan langsung oleh pelaku UMKM, di mana pendapatan menurun dan ketidakpastian semakin besar.
Jalan tol memang mempercepat perjalanan dan meningkatkan efisiensi distribusi, namun manfaat tersebut belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat di jalur lama seperti Saree. Beberapa pelaku usaha yang memiliki modal besar dapat beradaptasi dengan memindahkan usaha mereka ke sekitar pintu keluar tol, namun UMKM kecil dengan keterbatasan modal terpaksa bertahan di lokasi lama.
Dampak Ekonomi
- Penurunan pengunjung yang drastis sejak jalan tol beroperasi.
- Penurunan pendapatan yang signifikan bagi pelaku UMKM.
- Ketidakpastian ekonomi yang semakin besar.
- Beberapa UMKM terpaksa tutup karena tidak mampu bertahan.
Kesenjangan Dampak Pembangunan
- UMKM dengan modal besar dapat beradaptasi dengan memindahkan usaha.
- UMKM kecil dengan keterbatasan modal terpaksa bertahan di lokasi lama.
- Diperlukan kebijakan inklusif untuk mendukung UMKM yang tertinggal.
Langkah yang Diperlukan
- Pengembangan kawasan ekonomi baru untuk mendukung UMKM.
- Promosi destinasi lokal untuk menarik pengunjung.
- Dukungan nyata bagi UMKM untuk membantu mereka beradaptasi.
Pembangunan seharusnya tidak hanya diukur dari seberapa cepat perjalanan dapat ditempuh, tetapi juga dari seberapa luas manfaatnya dirasakan masyarakat. Jalan tol mungkin memperpendek jarak, tetapi tanpa kebijakan yang inklusif, jalan tol juga dapat menciptakan jarak baru—antara mereka yang mampu beradaptasi dan mereka yang terus tertinggal.
