Warga Aceh Tamiang berduyun-duyun mengantre di SPBU sejak tengah malam menjelang kenaikan harga BBM pada 1 April 2026. Antrean panjang terjadi di hampir seluruh SPBU, dengan pembatasan isi pertalite hanya Rp80 ribu per mobil. Pengendara khawatir dampak kenaikan harga terhadap perekonomian, sementara sebagian pasrah menghadapi kondisi global yang tidak terkendali.
Situasi ini mencerminkan ketidakpastian dan kekhawatiran masyarakat Aceh terhadap kebijakan energi. Beberapa pengendara berharap pemerintah Indonesia dapat membangun komunikasi yang lebih baik dengan negara-negara penghasil minyak untuk mengatasi kenaikan harga BBM.
Dampak Kenaikan Harga BBM
- Antrean panjang di SPBU sejak tengah malam
- Pembatasan isi pertalite hanya Rp80 ribu per mobil
- Pengendara khawatir dampak terhadap perekonomian
- Sebagian warga pasrah menghadapi kondisi global
- Harapan untuk komunikasi yang lebih baik dengan negara penghasil minyak
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Bireuen Anticipasi Pabrik Refinery CPO 15% Selesai, Target 1,5 Tahun
PT Orbis Tanah Luas membangun pabrik refinery CPO di Gandapura yang akan menghasilkan produk turunan seperti minyak goreng, margarin, dan sabun.
Petani Sawang-Blang Nibong Lihat 84 Ha Sawah Rusak oleh Abrasi
ACEH UTARA - Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Sawang dan Blang Nibong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara rusak akibat tergerus abrasi atau...
: Kapolresta Banda Aceh Janji Tindak Lanjut Intimidasi Wartawan Demo JKA
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana menindaklanjuti laporan kekerasan terhadap jurnalis atau wartawan yang terjadi...
:Warga Bireuen Dimiinta Tidak Percayai Data Banjir TikTok King
Hasil verifikasi korban banjir tahap II akan diumumkan BPBD Bireuen setelah proses verifikasi selesai dilakukan. Hal tersebut...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.