Judi online terus meluas di Aceh, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. Data Polda Aceh mencatat 75 kasus dalam periode Mei–Juni 2025, dengan satu kasus besar di Aceh Barat yang menggenerasikan omzet sekitar Rp100 juta per bulan.\n\nFaktor utama yang mendorong praktik ini adalah rasa penasaran serta harapan mendapatkan uang cepat, sesuai penjelasan Sumardy dari UIN Ar‑Raniry. Selain hukuman cambuk yang diatur dalam Qanun Aceh, praktik sulit dikontrol karena bersifat digital dan menimbulkan dampak seperti mengurangi ibadah, menipu orang tua, dan merusak hubungan keluarga.\n\n### Dampak dan Solusi yang Direkomendasikan\n- 75 kasus judi online terungkap Mei–Juni 2025 di seluruh Aceh\n- Omzet Rp100 juta per bulan dari satu kasus besar di Aceh Barat\n- Sembilan pelajar di Aceh Besar ditemukan bolos sekolah dengan konten judi online di ponsel\n- Hukuman cambuk sampai 12 kali bagi pelaku, hingga 45 kali untuk penyedia fasilitas (Qanun Aceh No.6/2014)\n- Dampak sosial: kurangnya ibadah, begadang, penipuan orang tua, dan kerusakan keluarga\n- Solusi: pendidikan digital di sekolah, pengawasan keluarga, dan kampanye kesadaran generasi muda
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...
Warga Nagan Raya tenang, cukup KTP KK untuk berobat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":65,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":70,"FinalScore":75,"Summary":"Pemkab Nagan Raya mengiz
“Bagi masyarakat Nagan Raya, jangan takut untuk berobat ke rumah sakit dan puskesmas, karena sekarang cukup membawa KTP dan KK saja,” ujar Bupati


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.