Polri berkomitmen mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus. Kapolri Sigit mendapatkan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyelidiki kasus ini secara profesional dan transparan.
Andrie Yunus mengalami luka bakar 24 persen akibat insiden yang terjadi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Polri sedang mengumpulkan berbagai bukti, termasuk rekaman CCTV, dan membuka posko pengaduan untuk menampung informasi dari masyarakat.
Detail Kasus
- Korban: Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS
- Lokasi: Kawasan Salemba, Jakarta Pusat
- Tanggal: Kamis (12/3/2026)
- Dugaan Pelaku: Dua orang tak dikenal
Langkah Polri
- Mengumpulkan bukti digital melalui rekaman CCTV
- Membuka posko pengaduan untuk informasi dari masyarakat
- Mengedepankan Scientific Crime Investigation (SCI)
Kondisi Korban
- Mengalami luka bakar 24 persen
- Sedang dalam proses pemulihan
Polri berharap dapat segera mengungkap identitas pelaku dan memberikan keadilan bagi korban.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita5 Pelaku Curi Minyak Pertamina Dihukum di Aceh Tamiang Warga
Lima pelaku pencurian minyak mentah di wilayah Pertamina EP Rantau Field berhasil ditangkap aparat setelah kepergok warga.
SPBU Nelayan Aceh Selatan, Akses BBM Naik Untuk UMKM Nelayan
ACEH SELATAN - Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) milik KNTI Aceh Selatan di Desa...
Day Care di Banda Aceh Tanpa Izin, Warga Diawasi Tenang** **
Dari hasil penelusuran tim Pemko Banda Aceh, terungkap bahwa daycare tempat kejadian perkara ternyata tidak memiliki izin operasional...
Pergub JKA Disoroti, Sederhanakan Pasal Berbelit di Aceh | Aceh
BANDA ACEH - Akademisi ekonomi dari Universitas Syiah Kuala, Rustam Effendi, menilai Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 masih memiliki sejumlah kelemahan...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.