Kembalikesehatan

: Aceh Tamiang Segera Terima 11 Ambulans pasca-Banjir Kemenkes menyerahkan 11 unit mobil ambulans dan 6 unit mesin genset kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sebagai upaya pemulihan layanan kese

Penulis

aceh.antaranews.com

Tanggal

04 Mei 2026

: Aceh Tamiang Segera Terima 11 Ambulans pasca-Banjir

Kemenkes menyerahkan 11 unit mobil ambulans dan 6 unit mesin genset kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sebagai upaya pemulihan layanan kese

Kemenkes menyerahkan 11 unit mobil ambulans dan 6 unit mesin genset kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sebagai upaya pemulihan layanan kesehatan pasca-banjir. Bantuan tersebut diterima Senin oleh Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaluddin, dan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, yang menegaskan pentingnya normalisasi akses kesehatan setelah banjir meluas ke beberapa wilayah.

Manfaat bagi Layanan Kesehatan Lokal

  • 10 unit ambulans dialokasikan ke puskesmas yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, sedangkan 1 unit diserahkan kepada RSUD Muda Sedia.
  • 6 unit mesin genset disediakan untuk menjamin cadangan listrik di fasilitas kesehatan, terutama saat gangguan PLN pasca-bencana.
  • Bantuan ini ditujukan untuk 12 puskesmas yang teridentifikasi terdampak banjir, sesuai laporan Dinas Kesehatan Aceh Tamiang.
  • Selain alat, Kemenkes menyiapkan pelatihan manajemen bencana dan pembentukan Emergency Medical Team (EMT) agar tim kesehatan setempat lebih siap menghadapi krisis kesehatan mendatang.
  • Pemerintah daerah diminta mempercepat proses klaim layanan kesehatan darurat bencana, dengan penggunaan surat keterangan desa sebagai solusi bagi kehilangan KTP warga.
  • Sinergi antara Pemerintah Pusat dan daerah ditekankan untuk pemeliharaan sarana ambulans dan genset, menjaga fungsionalitas layanan kesehatan optimal pada jangka panjang.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.