Kerusuhan antar mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) terjadi pada dini hari Kamis, 21 Mei 2026, di lingkungan Fakultas Pertanian kampus Banda Aceh. Aksi berawal dari ketegangan pasca demonstrasi penolakan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) dan bersamaan dengan massa yang melakukan konvoi keliling kota.
Peristiwa itu memicu pelemparan batu, tantangan fisik, dan akhirnya mengarah pada penyerangan dengan balok kayu, senjata tajam, serta bom molotov yang menyebabkan pembakaran sekretariat, laboratorium, ruang perkuliahan, kendaraan, dan fasilitas satpam.
Dampak Material dan Sosial
- Kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah, meliputi laboratorium, sekretariat, ruang perkuliahan, dan kendaraan.
- Luka fisis dilaporkan pada setidaknya tiga mahasiswa, termasuk satu yang mengalami luka kepala akibat pelemparan batu.
- Trauma psikologis menambah beban emocional bagi mahasiswa dan staf, menurunkan konsentrasi akademik.
- Upaya mediasi dilakukan oleh BEM, dekant, dan biro kemahasiswaan USK, serta pihak kepolisian yang memastikan pengamanan kampus.
- Rekomendasi termasuk peningkatan koordinasi antar-fakultas dan pembentukan tim respons krisis untuk mencegah terjadinya konflik serupa di masa depan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...
Warga Nagan Raya tenang, cukup KTP KK untuk berobat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":65,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":70,"FinalScore":75,"Summary":"Pemkab Nagan Raya mengiz
“Bagi masyarakat Nagan Raya, jangan takut untuk berobat ke rumah sakit dan puskesmas, karena sekarang cukup membawa KTP dan KK saja,” ujar Bupati


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.