Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Warga Huntara Bener Meriah Krisis Air Bersih Pasca Banjir Bandang

1 jam yang lalu

Warga korban banjir bandang di Kampung Kute Kering, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, menghadapi krisis air bersih sejak Rabu, 25 Maret 2026. Mereka terpaksa mengambil air dari meunasah setempat menggunakan ember dan timba, bahkan untuk mencuci pakaian, warga harus menggunakan air parit di sekitar hunian sementara (huntara).

Koordinator LSM Pukes, Suwandris Zetha, menyebut kondisi ini sebagai bentuk kelalaian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar korban bencana. Selain masalah air, kondisi fisik bangunan huntara juga dinilai belum layak huni, dengan dinding yang mudah basah saat hujan dan atap yang bocor.

Kondisi Warga Korban Banjir

  • Krisis air bersih sejak 25 Maret 2026
  • Warga terpaksa mengambil air dari meunasah dan parit
  • Kondisi huntara dinilai belum layak huni
  • Dinding mudah basah dan atap bocor saat hujan

Desakan LSM Pukes

  • Pemerintah dinilai lalai dalam memenuhi kebutuhan dasar korban
  • Mendesak evaluasi menyeluruh terhadap pembangunan huntara
  • Pemenuhan hak-hak korban bencana harus menjadi prioritas pemerintah
Warga Huntara Bener Meriah Krisis Air Bersih Pasca Banjir Bandang