News
El Nino: Petani Aceh Tertekan, Nelayan Pesisir Untung Besar?
2 jam yang lalu
El Nino saat ini menciptakan dua dinamika ekonomi yang berlawanan di Indonesia. Di satu sisi, sektor pertanian mengalami tekanan akibat kekeringan, sementara di sisi lain, sektor perikanan justru mendapatkan dorongan produktivitas dari meningkatnya nutrisi laut.
Data menunjukkan bahwa produksi beras Indonesia pada 2023 turun sekitar 2,05 persen atau setara dengan sekitar 645 ribu ton, dan tren penurunan ini berlanjut pada 2024 dengan kontraksi sekitar 1,5 persen. Hal ini menyebabkan kenaikan harga beras dari sekitar Rp12.800 per kilogram menjadi sekitar Rp15.000 per kilogram dalam satu tahun, bahkan secara kumulatif meningkat lebih dari 20 persen sejak 2023.
Dampak di Sektor Pertanian
- Penurunan produksi beras nasional hingga 2,05% pada 2023.
- Kenaikan harga beras lebih dari 20% sejak 2023.
- Tekanan pada daya beli masyarakat, terutama kelompok berpendapatan rendah.
Peluang di Sektor Perikanan
- Peningkatan produktivitas laut akibat upwelling.
- Kenaikan populasi ikan pelagis seperti tuna dan cakalang.
- Peluang peningkatan hasil tangkapan dan pendapatan bagi nelayan di wilayah pesisir, termasuk Aceh.
Ketimpangan Ekonomi
- Sektor pertanian memiliki peran lebih besar dalam menopang ketahanan pangan dan menyerap tenaga kerja.
- Keuntungan dari peningkatan hasil laut bersifat terbatas secara geografis dan sangat bergantung pada infrastruktur.
- Konsumsi ikan tidak sepenuhnya dapat menggantikan kebutuhan pangan pokok seperti beras.
Respons Kebijakan
- Kebijakan selama ini cenderung berfokus pada stabilisasi harga melalui impor pangan.
- Pendekatan ini tidak menyentuh akar persoalan, yaitu ketidakseimbangan struktural antar sektor.
- Potensi sektor kelautan sebagai penyangga ekonomi dalam situasi krisis iklim sering kali diabaikan.
Dengan demikian, Indonesia menghadapi situasi di mana kerugian berskala nasional hanya diimbangi oleh keuntungan yang bersifat lokal. Tantangan utama bukan hanya mengurangi dampak negatif, tetapi juga mengintegrasikan peluang yang muncul agar dapat menopang sektor yang terdampak.
