Lead Perumda Tirta Tamiang, perusahaan air bersih milik Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, menghadapi tekanan keuangan berat pasca banjir bandang yang mengguncang region akhir 2025 hingga awal 2026. Tagihan listrik yang belum terbayar telah menumpuk hingga Rp1,8 miliar, sementara gaji karyawan tidak dibayar karena pemasukan tidak mencukupi beban operasional.
Kondisi infrastruktur juga parah. Kerusakan pada alat water meter mencapai 24 ribu unit, memerlukan anggaran perbaikan sekitar Rp9 miliar. Akibatnya, layanan air bersih hanya mampu mencapai 65 persen dari kapasitas normal, dan tiap hari tim teknis harus mengeluarkan dana untuk memperbaiki pipa yang bocor karena aktivitas pengorekan drainase.
Kerugian Infrastruktur dan Keuangan Pasca Banjir
- Tagihan listrik belum bayar: Rp1,8 miliar
- Gaji karyawan tertunda sejak Desember 2025
- Water meter rusak: 24 ribu unit, diperlukan Rp9 miliar untuk perbaikan
- Layanan air hanya 65 persen dari kapasitas optimal
- Pengeluaran listrik rata‑rata Rp400 juta per bulan
- Pipa bocor terus terjadi karena kegiatan pengorekan drainase
- Pemerintah daerah sedang koordinasi dengan PLN dan Kementerian untuk mencari solusi pemutihan hutang dan rehabilitasi jaringan
Berikut ini menunjukkan bahwa upaya pemulihan memerlukan kolusi antara pihak оператор, pemerintah, dan penyuplai listrik agar layanan air bersih dapat kembali normal dan tidak menambah beban ekonomi warga Aceh Tamiang.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Bireuen Anticipasi Pabrik Refinery CPO 15% Selesai, Target 1,5 Tahun
PT Orbis Tanah Luas membangun pabrik refinery CPO di Gandapura yang akan menghasilkan produk turunan seperti minyak goreng, margarin, dan sabun.
Petani Sawang-Blang Nibong Lihat 84 Ha Sawah Rusak oleh Abrasi
ACEH UTARA - Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Sawang dan Blang Nibong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara rusak akibat tergerus abrasi atau...
: Kapolresta Banda Aceh Janji Tindak Lanjut Intimidasi Wartawan Demo JKA
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana menindaklanjuti laporan kekerasan terhadap jurnalis atau wartawan yang terjadi...
:Warga Bireuen Dimiinta Tidak Percayai Data Banjir TikTok King
Hasil verifikasi korban banjir tahap II akan diumumkan BPBD Bireuen setelah proses verifikasi selesai dilakukan. Hal tersebut...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.