Hingga hari kelima Lebaran, warga korban banjir di Desa Blang Seunong, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, masih harus bertahan di tenda-tenda lusuh. Proyek Hunian Sementara (Huntara) yang seharusnya selesai sebelum Lebaran justru mangkrak, dengan progres fisik hanya mencapai 30 hingga 50 persen. Kondisi ini ditemukan langsung oleh Staf Khusus Gubernur Aceh (Mualem), Faisal Rizal Hasan, saat melakukan silaturahmi ke pelosok Aceh Timur.
Alasan di balik berhentinya pengerjaan Huntara diduga kuat karena ulah kontraktor yang tidak bertanggung jawab. Para pekerja kabur dari lokasi karena gaji mereka tidak dibayar, bahkan meninggalkan tumpukan utang makan dan minum di warung milik warga setempat yang juga korban bencana.
Kondisi Memprihatinkan di Lapangan
- Progres Huntara hanya 30-50%: Banyak unit Huntara yang belum selesai, bahkan beberapa hanya berupa rangka baja tanpa kelanjutan.
- Pekerja kabur: Para pekerja meninggalkan lokasi karena gaji tidak dibayar, meninggalkan utang di warung warga.
- Warga masih di tenda: Masyarakat terpaksa tinggal di tenda-tenda lusuh dan membangun rumah darurat dari kayu sisa bekas banjir.
Desakan kepada Pemerintah
Faisal Rizal Hasan meminta otoritas terkait, termasuk BNPB, untuk segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas terhadap vendor-vendor nakal. Ia mendesak agar Satgas Nasional dan Satgas Khusus Pemulihan melihat langsung kondisi di Blang Seunong dan tidak membiarkan kontraktor bermain-main dengan hak para pengungsi.
Hingga saat ini, warga masih menanti kepastian kapan hunian mereka akan dilanjutkan, sembari bertahan di bawah tenda pengungsian di tengah suasana Lebaran yang seharusnya penuh suka cita.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaHanya 604 ribu dari 5,7 juta Aceh tercover JKA","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":70,"LongTermValue":85,"Education":80,"FinalScore":82,"Summary":"Hanya 604.446 jiwa dari 5,7万人
Dalam tekanan fiskal seberat itu, memilih siapa yang ditanggung dan siapa yang tidak adalah pilihan yang menyakitkan.
Warga Gampong Jawa Lama Terima Bantuan Baitul Mal Pasca Kebakaran 84 Rumah
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis melalui Keuchik Gampong Jawa Lama, Samsul, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran
Warga Aceh Tamiang Gugat Pemerintah, Minta Status Bencana Nasional
Penggugat meminta hakim PTUN memerintahkan pemerintah segera menetapkan status bencana nasional atas bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. MODUSACEH.CO, Jakarta | KORBAN banjir dan t
:Korban Kebakaran Pardede Lhokseumawe Harap Bantuan Pemerintah untuk Bangun Rumah
SIANG itu, Selasa, 5 Mei 2026, matahari berdiri tegak di atas Kota Lhokseumawe. Panas menggantung berat di udara. Jalanan dipenuhi lalu lalang...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.