Malam takbiran di Gayo Lues tetap bergema, namun di balik gema itu, ada tangis yang tertahan. Ratusan korban bencana hidrometeorologi merayakan Lebaran bukan di rumah, melainkan di tenda pengungsian. Mereka kehilangan rumah dan harus bertahan dengan keterbatasan, namun tetap mempertahankan harapan.
Di Desa Sere, Kecamatan Blangkejeren, Salludin hanya bisa menatap kosong ke arah luar tenda. Ia kehilangan rumah dan dapur tempat keluarganya memasak hidangan Lebaran. Kini, ia tinggal bersama ratusan jiwa lainnya di pengungsian.
Kehidupan di Pengungsian
- Ratusan jiwa tinggal di tenda pengungsian di Desa Sere, Kecamatan Blangkejeren.
- Mereka kehilangan rumah dan harus bertahan dengan keterbatasan makanan dan bantuan.
- Anak-anak masih mencoba tertawa dan bermain, namun pertanyaan polos mereka membuat hati teriris.
- Para ibu tersenyum saat menyambut tamu, namun di balik senyum itu, ada kekosongan yang tak bisa disembunyikan.
Harapan yang Memudar
- Janji percepatan relokasi belum terwujud, dan bantuan mulai berkurang.
- Mereka tetap bertahan dan saling menguatkan, meski harapan sempat tumbuh kini perlahan memudar.
- Lebaran bagi mereka bukanlah tentang kemenangan, melainkan tentang bertahan sambil menunggu janji yang entah kapan akan benar-benar ditepati.
Di tengah gema takbir yang terus berkumandang, ada doa-doa lirih yang mungkin tak terdengar oleh banyak orang. Mereka hanya ingin hidup mereka kembali.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaPetani Aceh Timur Harapkan Solusi Lahan PT Bumi Flora lewat Mediasi
Dalam kesempatan itu, kata dia, masing-masing perwakilan sudah diberikan kesempatan untuk menyampaikan apa yang menjadi aspirasinya.
Warga Aceh Menanti Respons Gubernur Soal Cabut JKA","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":80,"Evidence":65,"LongTermValue":70,"Education":55,"FinalScore":77,"Summary":"Massa aksi menolak Pergub
Pantauan Serambinews.com di lokasi, jumlah massa yang bertahan hingga malam ini terlihat lebih sedikit dari massa yang hadir pada siang tadi.
Warga Bireuen Dijamin Menerima Bantuan Banjir Utuh Tanpa Pemotongan
Bupati Bireuen, H Mukhlis ST menegaskan bahwa seluruh bantuan korban banjir harus diterima utuh tanpa pemotongan dalam bentuk apapun.
:null}? Wait need proper JSON. Provide Title string etc. Let's craft final JSON with proper values. Title:
Bupati Bireuen Mukhlis melarang semua pihak memotong dana bantuan yang menjadi hak para penyintas banjir yang diberikan oleh negara, kata Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen, Muhajir Ju


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.