Sejumlah naskah kuno milik masyarakat Pidie Jaya dan Aceh Utara yang mengalami kerusakan akibat banjir tahun 2025 berhasil direstorasi oleh tim konservator dari Jakarta bekerja sama dengan UIN Ar-Raniry. Kegiatan dilaksanakan antara 19 hingga 23 Mei 2026 di Fakultas Adab dan Humaniora kampus.
Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman, menekankan bahwa penyelamatan manuskrip ini merupakan langkah penting untuk melestarikan warisan sejarah Aceh yang terancam oleh bencana. Ia juga mengumumkan rencana pembangunan basis data naskah kuno sebagai pusat kajian naskah Aceh dan Nusantara.
Proses Konservasi Naskah
- Melibatkan lima konservator dari Jakarta untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan naskah dari Pidie Jaya dan Aceh Utara.
- Pengeringan naskah dilakukan pada 19–23 Mei 2026 menggunakan chamber khusus.
- Lembahan yang robek atau berlubang dijahit kembali setelah proses pengeringan.
- Kadar asam dinetralkan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan kerusakan lebih lanjut.
- Sampul dan kotak penyimpanan baru dibuat menggunakan bahan arsip yang tahan lama.
- Naskah yang sudah selesai dikembalikan kepada pemilik koleksi sebagai bentuk penyelamatan warisan intelektual Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...
Warga Nagan Raya tenang, cukup KTP KK untuk berobat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":65,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":70,"FinalScore":75,"Summary":"Pemkab Nagan Raya mengiz
“Bagi masyarakat Nagan Raya, jangan takut untuk berobat ke rumah sakit dan puskesmas, karena sekarang cukup membawa KTP dan KK saja,” ujar Bupati


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.