News
Pemulihan Aceh Butuh 3 Tahun, Mendagri Usulkan Otsus Ditingkatkan
5 jam yang lalu
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan bahwa pemulihan Aceh pascabencana yang terjadi pada November 2025 lalu memerlukan waktu hingga tiga tahun. Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Tito menjelaskan bahwa skala kerusakan akibat bencana cukup besar, mulai dari infrastruktur hingga permukiman warga. Ia menyebutkan bahwa jumlah jembatan dan jalan yang harus dipermanenkan, serta proses pendidikan yang terdampak, mencapai lebih dari 40 ribu. Selain itu, perumahan yang rusak berat atau hilang mencapai hampir 36 ribu unit, dan normalisasi sungai yang harus dikeruk mencapai 79 sungai dengan panjang hingga 30 kilometer.
Usulan Perpanjangan dan Peningkatan Dana Otsus
- Waktu Pemulihan: Mendagri memperkirakan pemulihan Aceh memerlukan waktu hingga tiga tahun.
- Dana Otsus: Tito mengusulkan perpanjangan dan peningkatan dana Otsus Aceh menjadi 2% dari Dana Alokasi Umum (DAU) nasional.
- Alasan Usulan: Usulan ini didasarkan pada kondisi ekonomi daerah dan kebutuhan anggaran untuk pemulihan pascabencana yang masih berlangsung.
- Perbandingan dengan Papua: Tito juga menyebutkan bahwa skema Otsus Papua ditambah menjadi 2,25% dan diperpanjang hingga 2041, sehingga Aceh juga berharap mendapatkan perpanjangan dan peningkatan dana Otsus.
Tito menegaskan bahwa permintaan perpanjangan Otsus Aceh terus disampaikan oleh berbagai delegasi dari Aceh, dengan alasan kondisi sosial ekonomi yang masih tertinggal. Ia berharap bahwa dengan perpanjangan dan peningkatan dana Otsus, pemulihan Aceh dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
