News
Alat Berat PMI Masih Bekerja di Aceh, Pemulihan Pasca Bencana Masuk Bulan Keempat
8 jam yang lalu
Memasuki bulan keempat pasca bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) masih terus mengerahkan alat berat untuk mendukung proses pemulihan di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Aceh. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen PMI dalam membantu percepatan pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
PMI mengoptimalkan penggunaan alat berat berupa excavator untuk membantu membersihkan material sisa bencana, membuka akses jalan yang sempat tertutup, serta mendukung proses penataan kembali lingkungan masyarakat di beberapa titik terdampak. Selain itu, PMI juga telah mengoperasikan 41 unit mini excavator yang sebelumnya difokuskan untuk membantu proses pembersihan di lingkup pemukiman warga.
Upaya Pembersihan di Gampong Beurawang
Salah satu lokasi pembersihan dilakukan PMI saat ini di Gampong Beurawang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Di wilayah ini, pembersihan dilakukan di beberapa jurong (dusun), antara lain:
- Jurong Gapur
- Jurong Ro
- Jurong Meunasah
- Jurong Teungoh
- Jurong Teungoh dan Kuta Awe Barat
- Jurong Sampoh
- Jurong Sampoh dan Pembuangan Pulo
Komitmen PMI untuk Pemulihan
Ridwan S. Carman, Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Pusat, menyampaikan bahwa meskipun telah memasuki bulan keempat sejak bencana terjadi, dukungan di lapangan masih sangat dibutuhkan. PMI terus berkoordinasi dengan PMI Provinsi Aceh, PMI kabupaten/kota, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait agar proses pemulihan dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Selain dukungan alat berat, PMI bersama para relawan juga tetap melakukan pemantauan kebutuhan masyarakat serta memberikan berbagai layanan kemanusiaan sesuai kebutuhan di lapangan. PMI menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
